Wisata Bromo dan Pendakian Semeru Ditutup Selama Libur Lebaran

M Rofiq - detikNews
Rabu, 12 Mei 2021 11:56 WIB
bromo ditutup
Foto: Tangkapan layar
Probolinggo -

Wisata Bromo ditutup selama libur lebaran. Penutupan dilakukan mengantisipasi meluasnya COVID-19 di 4 wilayah penyangga wisata Gunung Bromo.

Penutupan wisata Bromo berdasarkan surat edaran dari Bupati Probolinggo, Lumajang dan telegram dari Kapolri Nomor STR/336/4/ PAM.3.2./2021.

"Penutupan sementara obyek wisata di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru untuk mewaspadai meluasnya penyebaran COVID-19, pada masa liburan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah," ujar Kasi 1 Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Sarmin saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (12/5/2021).

Sarmin mengatakan penutupan dilakukan selama 11 hari atau sejak tanggal 13 Mei mulai pukul 00:00 WIB sampai dengan 23 Mei 2021 pukul 23:59 WIB.

"Penutupan wisata Gunung Bromo, semuanya ditutup dari 4 pintu masuk, di 4 kabupaten, Malang, Pasuruan, Lumajang, dan Probolinggo. Di 4 pintu akan di jaga ketat oleh petugas baik dari TNBTS dan Satgas COVID- 19," jelas Sarmin.

Selain Gunung Bromo, penutupan juga dilakukan untuk pendakian di Gunung Semeru di Lumajang yang juga ditutup selama 11 hari.

"Kami dari tim Satgas COVID- 19 Probolinggo sangat mendukung dan berterima kasih ke pihak TNBTS melakukan penutupan wisata Gunung Bromo. mengambil Semoga langkah baik ini membuat penyebaran COVID-19 segera selesa, aktivitas perekonomian kembali lancar," jelas Koordinator Penegakan Hukum Satgas COVID- 19 Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto.

Kapolres Probolinggo AKBP Ferdy Irawan menyambut pihak TNBTS yang melakukan penutupan obyek wisata di seluruh wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Ferdy akan mengerahkan anggotanya untuk membantu pihak TNBTS menjaga pintu masuk dan melakukan patroli keliling di semua titik wisata Gunung Bromo.

"Kami siap membantu petugas TNBTS, untuk melakukan penjagaan di pintu masuk menuju wisata di Gunung Bromo, dan membantu ikut patroli keliling di titik wisata Gunung Bromo, karena langkah baik ini, merupakan langkah untuk memutus penyebaran COVID-19," tegas Ferdy.

(iwd/iwd)