Curhat Pedagang Bakso yang Keder Mudik Gegara Penyekatan Berlapis

Muhajir Arifin - detikNews
Rabu, 12 Mei 2021 08:51 WIB
pedagang bakso
Tekad, pedagang bakso yang tak bisa mudik gegara larangan mudik (Foto: Muhajir Arifin)
Pasuruan -

Lebaran tahun ini terasa berat bagi Tekad, seorang pedagang bakso asal Solo, yang tinggal di Pasuruan. Harapannya berkumpul keluarga pupus karena adanya larangan mudik.

Tekad sudah belasan tahun mengadu nasib di Kota Pasuruan. Ia berjualan bakso dan mangkal di sekitar alun-alun.

Setiap lebaran ia selalu mudik ke kampung halaman, baik dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Tapi tahun ini ia harus merasakan Idul Fitri jauh dari anak-istri dan cucunya.

"Tahun kemarin meski ada Corona saya masih mudik. Tahun ini nggak mudik," kata Tekad kepada detikcom, di sela aktivitasnya menyiapkan dagangan, Rabu(11/5/2021).

Tekad mengaku larangan mudik tahun ini dirasakannya lebih ketat dari tahun lalu. Apalagi yang ia tahu, penyekatannya berlapis.

"Penyekatan sekarang dobel-dobel. Lolos di satu lokasi belum tentu lolos di tempat lain," ujarnya.

Ayah 3 anak ini mengaku terus mengikuti informasi terkait mudik. Selain di pemberitaan media, ia juga terus menelepon teman-temannya.

"Katanya teman-teman susah tembus kalau ke Solo. Ya udah nggak mudik dulu, daripada sudah jauh-jauh tapi nanti diputar balik," ujarnya.

Tekad mengaku akan memanfaatkan video call untuk bersilaturahmi dengan orang-orang tercinta. Ia juga akan menghubungi koleganya di kampung dengan video call.

"Ya pakai WhatsApp," pungkasnya.

Simak juga video 'Modus Pemudik Agar Lolos Penyekatan di Suramadu':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)