Takbir Keliling Dilarang di Surabaya, Dalam Masjid Hanya 10%

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 11 Mei 2021 11:01 WIB
Pemerintah hingga kepolisian sudah mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan takbir keliling. Namun, di Surabaya bagian timur masih ada yang nekat.
Takbir keliling di kawasan Ampel Surabaya (Foto file: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya -

Pelaksanaan takbir keliling menyambut Lebaran Idul Fitri 2021 kembali ditiadakan di Kota Surabaya. Pelaksanaan takbiran diperbolehkan dengan maksimal 10 persen dari kapasitas masjid dan musala, dengan standar protokol kesehatan secara ketat.

Hal ini mencegah keramaian yang berpotensi menimbulkan penyebaran COVID-19. Peniadaan takbir keliling ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya No 443/4657/436.8.4/2021. SE yang ditandatangani Wali Kota Eri Cahyadi per tanggal 6 Mei 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Takbiran dan Salat Idul Fitri 1442 Hijriah/2021 di Saat Pandemi COVID-19 di Kota Surabaya.

"Malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri dalam rangka mengagungkan Asma sesuai diperintahkan agama, pada prinsipnya dapat dilaksanakan di semua masjid atau musala," tulis isi poin pertama dalam SE yang dilihat detikcom, Selasa (11/5/2021).

Dalam SE tersebut dijelaskan pelaksanaan malam takbiran di masjid atau musala harus menerapkan ketentuan yang telah disesuaikan dengan protokol kesehatan. Seperti, memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

"Dilaksanakan secara terbatas maksimal 10 persen dari kapasitas masjid dan musala dengan memperhatikan standar protokol kesehatan secara ketat," ujarnya.

Kemudian, dalam SE juga ditegaskan, jika takbir keliling ini ditiadakan untuk menghindari kerumunan.

"Kegiatan takbiran dapat disiarkan melalui virtual dari masjid dan musala sesuai ketersediaan perangkat telekomunikasi di masjid dan musala," isi bagian ketiga pada poin pertama.