PascaOTT Bupati Nganjuk, Bareskrim Periksa Kepala BKD Baru dan Lama

Sugeng Harianto - detikNews
Senin, 10 Mei 2021 12:57 WIB
Kepala BKD Nganjuk yang baru Adam Muhato
Kepala BKD Nganjuk yang baru, Adam Muhato diperiksa (Foto: Sugeng Harianto/detikcom)
Nganjuk -

Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat terjaring OTT KPK dan Bareskrim Mabes Polri. Dampak OTT, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Nganjuk diperiksa.

Dalam kasus dugaan suap jual beli jabatan, penyidik Bareskrim Mabes Polri memeriksa dua Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Yakni Kepala BKD Nganjuk yang baru, Adam Muhato dan mantan Kepala BKD Nganjuk, Supingi.

Diketahui, Adam baru dilantik menjadi Kepala BKD Nganjuk April 2021 lalu. Sedangkan Supingi kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Nganjuk.

Keduanya diperiksa di lantai 2 kantor BKD Nganjuk, yang berada di lingkup kantor Bupati Nganjuk Jalan Basuki Rahmat. Keduanya diperiksa mulai pukul 09.30 WIB hingga pukul 11.00 WIB.

Usai pemeriksaan, Adam terlihat keluar membawa dokumen SK Mutasi. Saat dikonfirmasi wartawan, Adam mengaku membawa berkas SK.

mantan Kepala BKD Nganjuk SupingiMantan Kepala BKD Nganjuk Supingi/Foto: Sugeng Harianto

"Berkas SK saja. Enggak (ada apa-apa lagi), ya sudah itu saja berkas SK saja pelantikan," kata Adam di Kantor BKD Nganjuk Jalan Basuki Rahmat Nganjuk, Senin (10/5/2021).

Adam mengaku tak tahu siapa saja pegawai atau staf yang diperiksa. Adam juga tampak terburu-buru karena hendak melanjutkan pemeriksaan di Polres Nganjuk.

"Tadi berkas SK saja. Mau ke Polres, kurang tahu (siapa yang diperiksa)," imbuhnya.

Sedangkan Supingi menampik jika dirinya turut diperiksa. Dia hanya melihat proses pemeriksaan tersebut.

Seperti diketahui, KPK tangkap Bupati Nganjuk diduga menerima suap terkait jual-beli jabatan di wilayah pemerintahannya. Uang ratusan juta juga disita KPK dalam OTT Bupati Nganjuk.

(fat/fat)