Klaster Tarawih di Banyuwangi Bertambah, 53 Orang Positif COVID-19

Ardian Fanani - detikNews
Minggu, 09 Mei 2021 19:07 WIB
Banyuwangi -

Klaster tarawih di Banyuwangi bertambah. Sebelumnya 38 orang positif COVID-19, kali ini meningkat menjadi 53 orang. 7 orang dirawat secara intensif di rumah sakit. Sementara yang meninggal dunia berjumlah 6 orang.

Klaster ini terjadi di Dusun Yudomulyo, Desa Ringintelo, Kecamatan Bangorejo. Tracing pun dilakukan oleh Dinas Kesehatan Banyuwangi.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr Widji Lestariono mengatakan penambahan jumlah warga yang positif diduga karena penyebaran sudah sangat masif. Pihaknya telah melakukan tracing kepada 300 orang.

"Meningkat jadi 53 orang. Tracing sudah kita lakukan secara masif di sini. Mulai dari jemaah tarawih hingga keluarga dekat jemaah," ujarnya kepada detikcom, Minggu (9/5/2021).

Untuk 53 orang tersebut saat ini menjalani isolasi mandiri. Ada 7 orang yang saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah sakit. Sisanya, karena tak bergejala mereka melakukan isolasi mandiri.

"Jadi bisa dibilang satu Dusun kita lockdown. Tidak boleh ada aktivitas masyarakat masuk ke sana. Dan sebaliknya mereka juga tak boleh keluar. Pengawasan ketat dilakukan oleh Satgas COVID-19 Banyuwangi," tambahnya.

Tak hanya tracing di Dusun Yudomulyo, Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, tracing juga dilakukan di Dusun tetangga. Ini mengantisipasi semakin meluasnya dampak virus corona menyebar di wilayah Selatan Banyuwangi ini.

"Kebanyakan transmisi lokal. Sejak dulu Banyuwangi penularan nya melalui transmisi lokal," pungkasnya.

(iwd/iwd)