Dusun Klaster Tarawih di Banyuwangi dengan 6 Orang Meninggal Di-lockdown

Ardian Fanani - detikNews
Minggu, 09 Mei 2021 10:57 WIB
Ada klaster tarawih di Banyuwangi. Sebanyak 38 orang dinyatakan positif COVID-19, bahkan enam di antaranya meninggal dunia.
Warga klaster tarawih dites swab (Foto: Eko Sudjarwo/detikcom)
Banyuwangi -

Temuan klaster tarawih di Banyuwangi diantisipasi oleh Dinas Kesehatan Banyuwangi. Wilayah yang terpapar COVID-19 langsung di-lockdown. Sementara salat tarawih di masjid itu langsung dihentikan.

Klaster ini terjadi di Dusun Yudomulyo, Desa Ringintelo, Kecamatan Bangorejo. Tracing pun dilakukan oleh Dinas Kesehatan Banyuwangi.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr Widji Lestariono mengatakan untuk mengantisipasi penyebaran yang lebih luas, aktivitas di masjid tempat ditemukannya klaster terawih sementara sudah ditutup.

"Aktivitas masjid langsung dihentikan. Ini mengantisipasi menyebarnya COVID-19 semakin membesar," ujar Rio kepada wartawan, Minggu (9/5/2021).

Tak hanya itu, pihaknya juga memberlakukan lockdown di Dusun Yudomulyo. Seluruh warga diminta agar tidak keluar rumah dan menjalani isolasi secara mandiri.

"Kita sudah meminta kepada satgas kecamatan dan desa untuk memantau secara intensif di dusun yang diberlakukan pembatasan," katanya.

Termasuk juga suplai bantuan, baik berupa sembako hingga vitamin bagi warga yang menjalani isolasi mandiri dipastikan tercukupi.

"Setiap KK yang isolasi mandiri, mendapat paket bantuan sembako dan vitamin," tutup Rio.

Klaster tarawih terjadi di Banyuwangi. Sebanyak 38 orang dinyatakan positif COVID-19. Bahkan enam orang di antaranya, meninggal dunia. Klaster ini terjadi di Dusun Yudomulyo, Desa Ringintelo, Kecamatan Bangorejo. Tracing pun dilakukan oleh Dinas Kesehatan Banyuwangi.

Tonton Video: Klaster Bukber dan Tarawih Diwaspadai Jadi Superspreader Corona

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)