Gelar Lomba Burung, Cara Gus Ipul Ajak Warga Bahagia Tanpa Mudik

Muhajir Arifin - detikNews
Minggu, 09 Mei 2021 02:48 WIB
Setelah libur panjang karena pandemi, lomba burung Kota Pasuruan akhirnya digelar. Pemkot Pasuruan mengizinkan event yang ditunggu-tunggu pencinta burung itu, dengan syarat menerapkan protokol kesehatan ketat.
Lomba Burung Kota Pasuruan/Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan -

Setelah libur panjang karena pandemi, lomba burung Kota Pasuruan akhirnya digelar. Pemkot Pasuruan mengizinkan event yang ditunggu-tunggu pencinta burung itu, dengan syarat menerapkan protokol kesehatan ketat.

Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, lomba burung merupakan salah satu cara membuat warga bahagia. Itu sebagai upaya mengajak masyarakat tak berpergian dan tak mudik selama libur Lebaran.

"Tujuannya agar kasus COVID-19 tidak meningkat dan meminimalisir penyebaran di Kota Pasuruan. Kami punya program bahagia di Kota Pasuruan. Pemkot akan membuat kegiatan-kegiatan lainnya yang membuat masyarakat bahagia," kata Gus Ipul saat melalukan inspeksi mendadak ke lokasi lomba burung di Pasar Karangketug, Kota Pasuruan, Sabtu (8/5/2021).

Gus Ipul didampingi wakilnya Adi Wibowo dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Gus Ipul ingin memastikan lomba burung sesuai prokes.

Gus Ipul mengatakan, uji coba pertama lomba burung di Kota Pasuruan itu bisa dikatakan sukses. Hampir 99 persen, mulai dari penyelenggara, peserta, hingga penonton lomba menerapkan prokes.

"Ada tempat cuci tangan, jaraknya dijaga dan semuanya menggunakan masker. Memang ada satu dua orang yang tidak menggunakan masker, tapi langsung diingatkan dan diberi masker untuk digunakan," katanya.

Gus Ipul bersyukur semuanya sudah memiliki kesadaran yang cukup untuk menjalankan prokes. "Kalau yang ngotot tidak mau menggunakan masker, tidak diperkenankan ada di sini," jelas dia.

Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur dua periode ini menyatakan, selain lomba burung, pemkot akan meluncurkan sejumlah kegiatan lain. Seperti lomba vlog, lomba e-sport, halal bi halal virtual dan lain sebagainya.

"Intinya, kami ingin masyarakat tidak mudik dan di Kota Pasuruan saja. Pemkot menjamin, masyarakat tetap bahagia dan tidak jenuh sekalipun tidak mudik. Ini adalah ikhtiar bersama," paparnya.

(sun/bdh)