500 Kendaraan Diputar Balik di Pos Penyekatan Kediri-Malang

Andhika Dwi - detikNews
Kamis, 06 Mei 2021 21:27 WIB
Penyekatan larangan mudik antara Kediri dan Malang di hari pertama, di perbatasan  Kabupaten Kediri dan Kota Batu Malang masih didominasi masyarakat yang bekerja dan warga akan belanja kepentingan lebaran.
Penyekatan di Kediri/Foto: Andhika Dwi/detikcom
Kediri -

Penyekatan terkait larangan mudik 2021 digelar di perbatasan Kediri-Malang. Hingga sore tadi, lebih dari 500 kendaraan diminta putar balik.

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono saat berada di pos penyekatan Kecamatan Kandangan mengatakan, ada pengecualian bagi warga untuk bisa keluar masuk Kediri.

"Sejak tadi malam anggota Polres Kediri telah melakukan penyekatan. Namun tetap ada beberapa kendaraan yang masih diperbolehkan untuk masuk. Seperti sedang melakukan perjalanan dinas, berobat dan ada keperluan kedukaan ataupun warga sekitar Kandangan Kediri," ucap AKBP Lukman, Kamis (6/5/2021).

Mulai pukul 00.00 WIB hingga sore tadi, ada lebih dari 500 kendaraan yang diminta putar balik. Baik yang dari luar Kediri maupun dari dalam wilayah Kediri.

Ratusan kendaraan yang diminta putar balik itu karena pengendara tidak bisa menunjukkan surat-surat yang ditentukan atau memiliki tujuan yang jelas. Sementara yang boleh melintas yakni para pekerja dan warga sekitar perbatasan yang hendak belanja ke pasar di wilayah Malang.

"Yang melintas ini hanya warga yang bekerja dan warga lokal yang belanja kepentingan Lebaran. Masih belum terlihat banyak orang yang mudik antarkota," imbuh Lukman.

Warga Kediri, Rully yang hendak mengirim kue Lebaran ke Kasembon, Malang, sempat diminta putar balik di perbatasan. Namun karena sekadar mengantar kue, ia diperbolehkan melintas.

"Iya tadi saya sempat agak lama ditanya petugasnya polisi. 'Ada keperluan apa, mau apa, KTP asli mana, rumahnya mana'. Surat keterangan sehat dan lain-lain. Saya akhirnya bisa meyakinkan bahwa saya dan suami hanya mengantar pesanan kue Lebaran, dengan kata lain juga bekerja, tidak mudik," jelas Rully.

"Memang ini demi kepentingan bersama mencegah COVID-19, tapi saya harap juga petugas bisa mengerti kalau kami sekadar bekerja, dan mengantar pesanan kue. Untungnya saya bawa surat keterangan sehat maupun antigen swab. Akhirnya juga bisa lewat, meskipun dari Kediri ke Kasembon," imbuh Rully.

Hingga sore tadi, tampak puluhan anggota Sabhara, Satlantas Polres Kediri, Dinas Kesehatan, TNI, Satpol PP serta Karang Taruna Kecamatan Kandangan ikut berjaga di pos penyekatan Kediri-Malang.

(sun/bdh)