Round-Up

Ganjaran Duta Prokes untuk Pria yang Membodohkan Pengunjung Mal Bermasker

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 06 Mei 2021 09:38 WIB
viral pria mengumpat pengunjung mal pakai masker
Foto: Amir Baihaqi
Surabaya -

Putu Arimbawa membuat sebuah video provokatif yang membodohkan pengunjung mal yang mengenakan masker. Karena video viral itulah pria 29 tahun itu diamankan.

Meski diamankan polisi, pria warga Driyorejo, Gresik itu tak diproses hukum. Putu diserahkan ke Pemkot Surabaya dalam hak ini Satgas COVID-19 yang dianggap berhak memberi hukuman.

Putu didenda Rp 150 ribu dan diberi sanksi sosial berupa kerja sosial di Liponsos Surabaya yakni memberi makan, memandikan, dan juga mengenakan pakaian ke Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Putu juga diharuskan membersihkan sampah dan mengepel. Hukuman itu berjangka waktu 1x24 jam.

Hukuman yang menurut warga tak setimpal tetapi dianggap sudah cukup membuat jera. Selain itu, Putu justru dijadikan duta protokol kesehatan (prokes) dan wajib menyosialisasikan prokes.

Pemberian sanksi tersebut, menurut Eddy, sudah sesuai dengan Pasal 28 Perwali No 10 atas perubahan Perwali 67 Tahun 2020. Kenapa tidak diberikan sanksi yang lebih berat? Karena dalam video yang viral tersebut, Putu tidak mengajak masyarakat untuk tidak memakai masker. Hanya mengolok-olok orang yang memakai masker.

"Dia (pelaku) tidak mengajak, jadi dia hanya ngatain orang memakai masker itu goblok. Kecuali ayo tidak memakai masker, nah itu namanya mengajak. Makanya polisi tidak bisa menerapkan tindakan pidana. Karena tidak ada unsurnya. Iya secara langsung berpengaruh," ungkap Eddy.

Eddy juga menjelaskan pelaku tidak hanya dikenakan denda administratif saja. Namun ke depan, yang bersangkutan juga akan mendapatkan tugas tambahan. Yakni dengan menjadikan Putu sebagai duta prokes dan wajib menyosialisasikan prokes selama pandemi COVID-19.

"Iya nanti dia kita jadikan duta prokes. Jadi tugasnya dia harus mensosialisasikan terkait dengan protokol kesehatan, iya selamanya. Sewaktu-waktu dia diperlukan dia harus hadir," ungkap Eddy.

Jika yang bersangkutan kembali terjaring tidak menggunakan masker, maka sanksi yang akan diterima lebih berat. Tak hanya denda. Sanksi kerja sosial selama 7 hari hingga satu bulan sudah disiapkan.

"Iya sanksinya lebih berat. Mungkin kerja sosial 7 hari atau mungkin satu bulan," tandas Eddy.

Simak video 'Diamankan, Pria yang Bodoh-bodohkan Pengunjung Mal Bermasker Minta Maaf':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)