Penyekatan Dimulai, Pemudik di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Diputarbalik

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 06 Mei 2021 04:54 WIB
mudik di banyuwangi
Sejumlah kendaraan diputar balik yang akan menuju ke Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Penyekatan larangan mudik di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi dilakukan tepat pukul 00.00 WIB, Kamis (6/5/2021). Kendaraan yang akan menyeberang ke Jawa dan Bali harus diputar balik oleh polisi.

Beberapa kendaraan kecil dan sepeda motor diperiksa oleh aparat kepolisian di pintu keluar Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Mereka yang akan masuk ke Banyuwangi wajib mengantongi surat kesehatan bebas COVID-19. Bagi mereka yang tak memiliki, langsung diarahkan untuk melakukan tes kesehatan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

"Yang belum punya surat bebas langsung tes GeNose di pelabuhan," ujar petugas.

mudik di banyuwangiFoto: Ardian Fanani

Memang ada toleransi yang diberikan oleh aparat kepolisian bagi pemudik dari Bali ke Jawa. Karena durasi penyeberangan dan perbedaan waktu di Jawa dan Bali, membuat pemudik sampai di Pelabuhan Ketapang lebih dari pukul 00.00 WIB.

Sementara itu, ada dua kendaraan yang akan menyeberang ke Bali terpaksa diputar balik. Kendaraan itu berupa kendaraan kecil dan kendaraan travel.

"Mohon maaf bapak, ini sudah waktunya adanya penyekatan pelarangan mudik. Mohon maaf harus putar balik," ujar Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin, saat menegur pemilik kendaraan yang akan putar balik.

Arman mengatakan penyekatan di Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi dilakukan sesuai dengan SOP. Kendaraan dilarang menyeberang ke Jawa dan ke Bali.

"Ini sesuai dengan SOP yang ada. Jika ada kendaraan yang nekat menyeberang akan kita putar balik," tegasnya.

Hanya ada kendaraan logistik yang diperbolehkan melakukan penyeberangan di Pelabuhan Ketapang. Selain itu, kendaraan yang memiliki kedaruratan seperti ambulans dan kegiatan Dinas oleh pemerintahan dengan syarat adanya surat dari Dinas atau departemen pemerintah.

"Logistik tetap boleh menyeberang. Tapi nanti tetap akan kita periksa. Jangan sampai ada pemudik yang diangkut kendaraan logistik," pungkasnya.

(iwd/iwd)