17 Pemudik yang Dihentikan Naik Travel Gelap di Exit Tol Ngawi Dilepas

Sugeng Harianto - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 12:19 WIB
17 Pemudik yang nekat ingin pulang kampung ke Bojonegoro diamankan tim penyekatan pemudik, di exit Tol Ngawi. Para pemudik berasal dari Bogor. Mereka diamankan dari sebuah mini bus nopol B 7066 TDB.
Foto: Istimewa (Dok Polres Ngawi)
Ngawi -

Travel gelap yang berisi 17 orang dihentikan di exit Tol Ngawi akhirnya dibebaskan. Mereka melanjutkan karantina di kota tujuan yakni Bojonegoro dan Ngawi.

"Sudah kita bebaskan untuk melanjutkan proses karantina di kota tujuan mereka, tapi dengan pengawasan ketat. Mereka tujuan Bojonegoro dan Ngawi," ujar Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (5/5/2021).

Dari 17 orang tersebut, jelas dia, dua di antaranya sopir dan kenek mininus bernopol B 7066 TDB yang mengangkut. Sedangkan 15 pemudik terdiri 14 orang tujuan Bojonegoro dan 1 Ngawi menjalani karantina di Agro Techno Park (ATP) Dusun Ngelo Desa Wakah Kecamatan Ngrambe dilimpahkan ke Satgas Penanganan COVID-19 kota tujuan.

"Jadi saat ini mereka kita limpahkan ke tim satgas yang menangani COVID-19 kota tujuan. Jadi diawasi oleh petugas posko PPKM Mikro tingkat desa," tambahnya.

Dia mengatakan, dari 17 orang itu sudah dilakukan rapid antigen dan hasilnya negatif COVID-19. "Tadi dilakukan rapid antigen di pos exit Tol Ngawi, hasilnya semua negatif," ungkapnya.

Sementara sopir dan kenek kendaraan yang mengangkut pemudik hanya dikenakan sanksi tilang. Sedangkan kendaraan yang digunakan untuk mengangkut pemudik masih ditahan.

"Kita kenakan sanksi tilang dan kendaraan kita tahan," ungkapnya.

Sebelumnya, minibus warna putih nopol B 7066 TDB berisi rombongan pemudik diamankan di pos penyekatan exit Tol Ngawi sekitar pukul 10.00 WIB, Selasa (4/5/2021). Saat itu mereka mengaku berasal dari Bogor tujuan ke Ngawi dan Bojonegoro. Mereka

Lihat juga Video: Tiga Mobil Travel Gelap Terjaring Penyekatan di Purwakarta

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)