Ruang Isolasi Desa di Ponorogo Ini Disiapkan untuk TKI dan Pemudik

Charolin Pebrianti - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 08:04 WIB
Ruang Isolasi Desa, Disiapkan Untuk Para TKI dan Pemudik yang Nekat
Ruang isolasi di desa Ponorogo (Foto: Charolin Pebrianti/detikcom)
Ponorogo -

Warga Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Ponorogo, menyiapkan satu bangunan untuk ruang isolasi bagi TKI atau pemudik yang datang. Total ada 4 ruangan yang disiapkan oleh Satgas COVID-19 Desa Karangpatihan.

Letaknya di Dukuh Tanggungrejo. Di dalam ruang isolasi disiapkan satu kasur, bantal serta colokan untuk charger hp. Serta kelambu untuk menjaga privasi tiap penghuni.

"Ada satu bangunan khusus untuk isolasi sejak tahun 2020 kita siapkan," tutur Kades Karangpatihan Eko Mulyadi kepada detikcom, Rabu (5/5/2021).

Eko menambahkan saat ini ruang isolasi yang disiapkan sudah terpakai satu ruangan. Sebab, ada kepulangan satu TKI dari negara Brunei Darussalam. Dia dijemput Satgas COVID-19 Desa Karangpatihan menggunakan ambulance desa.

"Tadi sudah kita jemput, ada satu orang. Langsung kita bawa ke ruang isolasi desa," imbuh Eko.

Sesuai alur, lanjut Eko, TKI yang kembali ke Indonesia harus melalui beberapa rangkaian. Mulai swab pertama di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya. Jika hasilnya negatif, dijemput Dishub Kabupaten Ponorogo dan dibawa ke Disnaker.

Dari Disnaker, jelas dia, dijemput desa atau kelurahan. Isolasi di balai desa atau kelurahan selama 3 hari. Selanjutnya swab kedua, pada hari kelima sejak kepulangan di Indonesia. Jika hasilnya positif maka dirujuk ke shelter atau rumah sakit.

"Kalau hasil Negatif pulang ke rumah melanjutkan isoman sampai 14 hari," tandas Eko.

Selama menjalani isolasi, segala kebutuhan penghuni dipenuhi oleh pihak pemdes. Mulai dari makan, minum hingga paket sembako. Sementara, TKI yang pulang Oki Setiaji (24) mengaku sudah menjalani prosedur yang ketat sejak kedatangannya di Bandara Juanda.

"Prokes tertib, diswab juga. Di isolasi di asrama Haji selama 2 hari. Kemudian diisolasi di Desa 3 hari. Mau nggak mau ya harus kita terima. Karena takut ada apa - apa. Kalau menular ke yang lain kan kasihan lebih baik karantina," pungkas Oki.

Tonton juga Video: Belasan Orang Jalani Isolasi 40 Hari di Gua

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)