23 Dari 38 TKI Lamongan yang Dikarantina Dipulangkan Usai Negatif COVID-19

Eko Sudjarwo - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 18:25 WIB
38 pekerja migran Indonesia (PMI)/TKI asal Lamongan yang sudah masuk karantina yang ada di Rusunawa. Dari 38 PMI ini, 23 di antaranya sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya. Mereka dikarantina selama 3 hari dengan hasil tes negatif.
Foto: Eko Sudjarwo
Surabaya -

38 Pekerja migran Indonesia (PMI)/TKI asal Lamongan dikarantina di Rusunawa. Dari 38 TKI, 23 diperbolehkan pulang. Mereka dikarantina selama 3 hari dengan hasil negatif COVID-19.

"Sampai saat total akumulatif ada sebanyak 38 PMI yang dikarantina di Rusunawa Lamongan. Dan 23 di antaranya sudah diperbolehkan pulang usai menjalani 3 hari masa karantina dan hasil tes juga negatif," kata Dansatgas Repatriasi, Letkol Inf Sidik Wiyono didampingi Kabag Prokopim Lamongan, Arif Bachtiar, Selasa (4/5/2021).

Dia mengatakan, 38 TKI ini sudah habis masa kerjanya di Malaysia dan Singapura. Saat ini, masih ada 15 orang TKI yang masih menjalani karantina di rusunawa di Jalan Veteran tersebut.

"PMI asal Lamongan yang pulang karena masa kontrak kerja habis ini tiba secara bergelombang. Hari ini informasinya akan ada 14 PMI asal Lamongan yang akan tiba dan satgas juga akan melakukan penjemputan ke Surabaya," ujarnya.

Sementara Forkopimda Lamongan memberlakukan SOP secara ketat terhadap para TKI sejak hari pertama mereka tiba di tanah air. TNI-Polri bersama Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Lamongan langsung membawa mereka yang datang bergelombang ke rusunawa untuk menjalani karantina.

"Kami kawal dan sudah dilakukan langkah antisipasi dengan disemprot disinfektan serta tes kesehatan," katanya.

Para pekerja migran ini berasal dari berbagai wilayah di Lamongan seperti Kecamatan Solokuro, Glagah, Laren, dan Kecamatan Brondong. Mereka baru diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing setelah menjalani karantina selama tiga hari. Namun harus menjalani swab antigen. Jika hasilnya negatif COVID-19, mereka diperbolehkan pulang dan sebaliknya.

(fat/fat)