Penjual Kerupuk di Jombang yang Viral Sering Berulah Saat Dagangan Tak Laku

Enggran Eko Budianto - detikNews
Rabu, 28 Apr 2021 16:26 WIB
Video penjual kerupuk di Jombang yang putus asa hingga menaruh dagangan di tengah jalan, viral di medsos. Pedagang perempuan itu juga meneriaki para pengguna jalan, agar membeli kerupuk tersebut.
Penjual kerupuk di Jombang/Foto: Tangkapan Layar
Jombang -

Seorang penjual kerupuk viral karena putus asa dan menaruh dagangannya di tengah Jalan Dr Soetomo, Jombang. Perempuan berjilbab ini ternyata kerap berulah saat dagangannya tak laku.

Wawan (38), PKL di sentra kuliner Jalan Dr Soetomo mengatakan, insiden dalam video yang viral terjadi pada Senin (27/4) malam. Pedagang kerupuk dalam video tersebut dikenal dengan nama Ana, usianya sekitar 23 tahun asal Kecamatan Diwek, Jombang.

"Jualannya pindah-pindah, tapi masih di Jalan Dr Soetomo. Dia jualan kerupuk, tisu, bandeng, dompet, topi," kata pedagang kopi ini saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (28/4/2021).

Ia menjelaskan, Ana kerap melakukan ulah yang sama. Yaitu teriak-teriak, menangis dan menaruh dagangannya di tengah Jalan Dr Soetomo. Selain itu, Ana juga kerap memarahi dan menjahili PKL lainnya.

"Kalau dagangannya tidak laku ya begitu, sudah berulang kali. Tujuannya supaya dikasihani orang. Kalau dagangannya laris, dia ketawa-ketawa senang," terang Wawan.

Sebagai sesama pedagang, lanjut Wawan, para PKL di Jalan Dr Soetomo sering menasihati penjual kerupuk itu agar tidak berulah. Terlebih lagi, dagangan yang ditaruh Ana di tengah jalan tentu saja membahayakan para pengendara. Namun, niat baik mereka tidak pernah digubris Ana.

"Harapannya keluarganya membawa dia berobat dulu sebelum dibolehkan berjualan, kalau memang dia mengalami gangguan kejiwaan," jelasnya.

Hal senada dikatakan Tamara (25), SPG freelance kartu seluler yang biasa berjualan di sentra kuliner Jalan Dr Soetomo. Menurut dia, Ana kerap mutung, teriak-teriak, menangis dan meletakkan dagangannya di tengah jalan. Yakni saat dagangannya tidak laku.

Selanjutnya
Halaman
1 2