Pemkot Surabaya Akan Bantu Istri Kru KRI Nanggala-402 di Jalur UMKM

Esti Widiyana - detikNews
Senin, 26 Apr 2021 22:05 WIB
Sebanyak 53 kru KRI Nanggala-402 dinyatakan gugur. Rabu (28/4), keluarga kru kapal selam itu akan melakukan tabur bunga di Lanal Banyuwangi.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi/Foto: Esti Widiyana
Surabaya -

Sembilan dari 53 kru KRI Nanggala-402 yang gugur merupakan warga Surabaya. Pemkot Surabaya akan membantu para istri kru kapal selam tersebut untuk membuat UMKM.

"Kalau wirausaha kita sudah lakukan untuk semuanya, UMKM seperti pengembangan sepatu, batik, itu kita kembangkan di UMKM. Kami mengharapkan dari istri para pejuang yang ingin mengembangkan usaha UMKM, kita akan bantu support," kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, saat ditemui di balai kota, Senin (26/4/2021).

Menurutnya, jika istri dari para kru KRI Nanggala-402 ingin meningkatkan pendapatan ekonomi, Pemkot Surabaya siap membantu melalui UMKM. Nantinya, hasil UMKM itu akan digunakan oleh pemerintah kota.

"Tapi kalau ada dari istri beliau-beliau ternyata ada yang membutuhkan meningkatkan ekonominya, akan kita latih dengan menjadi UMKM. Produksinya yang pasti akan digunakan oleh Pemkot Surabaya. Ini masih dilakukan pendataan," jelasnya.

Kemudian upaya dan bantuan yang diberikan pemkot yakni melalui beasiswa kepada anak hingga sarjana.

"Sehingga apa yang kita lakukan? Yang paling mumpuni atau paling tepat yaitu meringankan bebannya dengan memberikan beasiswa," ujarnya.

Selain itu, Pemkot Surabaya juga melakukan pendampingan kepada keluarga kru KRI Nanggala-402. DP5A mendatangkan psikolog dengan harapan keluarga bisa lebih kuat dan tabah.

"Mulai kemarin sampai hari ini, teman-teman dari DP5A juga melakukan pendampingan secara psikologi untuk para istri," katanya.

Eri berharap, pendampingan yang dilakukan DP5A sejak sepakan terakhir bisa menambah ketabahan dan kemudahan untuk keluarga. Sehingga mereka bisa semangat dan bangkit.

"Sehingga untuk menampak ke depan kembali mentalnya bisa bangkit kembali untuk kepentingan putra putrinya," pungkasnya.

(sun/bdh)