Unusa dan Istri Kru KRI Nanggala-402 Doa Bersama hingga Salat Gaib

Esti Widiyana - detikNews
Senin, 26 Apr 2021 16:39 WIB
Universitas Nahdlatul Ulama (Unusa) Surabaya menggelar doa bersama, tahlil dan salat gaib. Mereka mendoakan kru KRI Nanggala-402 yang gugur.
Universitas Nahdlatul Ulama (Unusa) Surabaya menggelar doa bersama, tahlil dan salat gaib/Foto: Esti Widiyana/detikcom
Surabaya -

Universitas Nahdlatul Ulama (Unusa) Surabaya menggelar doa bersama, tahlil dan salat gaib. Mereka mendoakan kru KRI Nanggala-402 yang gugur.

Istri dari salah satu kru KRI Nanggala-402 Guntur Ari Prasetyo, Berda Asmara juga ikut dalam doa bersama. Saat tiba di Unusa, Berda didampingi oleh dua orang dari pihak Unusa. Mereka mendampingi Berda untuk tahlil dan doa bersama di barisan depan bagian perempuan.

Rektor Unusa Achmad Jazidie turut berdukacita atas tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402. Salat gaib dan tahlil bersama diselenggarakan karena salah satu awak kapal selam merupakan suami dosen PG Paud Unusa.

"Kita bersama berdoa mudah-mudahan almarhum, khususnya Bapak Guntur diampuni segala dosa dan kesalahan. Mendapatkan tempat yang terbaik dan terindah di sisi Allah SWT. Dengan rahmat Allah, para almarhum mendapatkan surga, aamiin. Keluarga yang ditinggalkan khususnya keluarga Bu Berda senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, ketabahan untuk menjalani hidup selanjutnya," kata Jazidie kepada wartawan di lobi Unusa, Senin (26/4/2021).

Jazidie mengatakan, sebagaimana kebijakan terhadap keluarga besar Unusa, maka civitas akademik akan memberikan perhatian. Dalam hal ini, Unusa akan memberikan beasiswa kepada putri Berda Asmara.

"Insyaallah kita akan memberikan beasiswa kepada putri almarhum yang sekarang kelas 2 untuk menempuh pendidikan," ujarnya.

Sementara Berda Asmana berharap ada kabar baik hari ini. Ia ingin mengetahui kabar dari kapal selam KRI Nanggala-402 yang terbelah menjadi tiga bagian.

"Saya ingin menyampaikan, semoga hari ini ada kabar baik, setelah kabar kemarin disampaikan Bapak Panglima TNI mengenai kapal yang terbelah jadi 3," kata Berda.

Berda juga berharap hari ini kapal selam KRI Nanggala-402 bisa terangkat. Ia berharap ada mukjizat untuk seluruh awak kapal.

"Semoga hari ini kapalnya bisa terangkat dan terutama untuk awak kru Nanggala apa bila dikabulkan Allah semoga ada mukjizat dari Allah, seluruh awak kapal bisa terselamatkan," pungkasnya.

(sun/bdh)