Benda Prasejarah di Bondowoso Banyak Dibuang Warga, Dispendikbud Beri Edukasi

Chuk Shatu Widarsha - detikNews
Jumat, 16 Apr 2021 15:33 WIB
Lubang Mirip Gua Diduga Makam Zaman Prasejarah Bondowoso
Lubang mirip goa diduga makam zaman prasejarah (Foto: Chuk Shatu Widarsha/detikcom)
Bondowoso -

Warga Desa Lojajar, Tenggarang, Bondowoso menemukan gua diduga peninggalan zaman prasejarah. Sayangnya, beberapa benda sudah dipendam dalam tanah atau dikubur. Bahkan, dibuang.

Padahal, benda-benda tersebut diduga memiliki nilai yang bisa menguak sejarah kawasan itu. Salah satunya merupakan serpihan tulang-belulang peninggalan zaman prasejarah.

"Menurut keterangan warga, memang ada sebagian benda temuan yang sudah dikuburkan," kata Kasi Sejarah dan Purbakala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Bondowoso, Hery Kusdarijanto, saat dihubungi detikcom, Jumat (16/4/2021).

Menurut Hery, hal itu karena banyak warga yang justru tidak tahu tentang nilai benda tersebut. Sehingga sosialisasi harus dilakukan agar kesadaran tentang pentingnya benda temuan tersebut.

"Hal itu sudah diatur dalam undang-undang nomor 11 tahun 2010 tentang cagar budaya. Bahwa, setiap orang yang menemukan benda yang diduga benda cagar budaya dan sejenisnya, wajib melaporkannya kepada instansi yang berwenang," urainya.

Pun begitu, temuan sebagaimana dimaksud di atas itu jika tidak dilaporkan oleh penemunya bisa diambil alih oleh pemerintah pusat berwenang maupun pemerintah daerah setempat.

Belum lagi, masyarakat masih beranggapan jika apapun yang ada di atas tanah miliknya merupakan hak sepenuhnya mereka. Padahal, sesuai undang-undang yang berlaku benda yang memiliki nilai sejarah tinggi, menjadi hak negara dalam pengelolaannya.

"Ini sosialisasi yang akan kami berikan kepada masyarakat. Karena pada ayat berikutnya di aturan itu, masyarakat juga akan ada kompensasi. Tergantung bobot benda-benda itu," tegas Hery.

Sebelumnya warga Desa Lojajar, Tenggarang, Bondowoso dihebohkan dengan penemuan sebuah lubang mirip gua berikut benda-benda diduga peninggalan zaman prasejarah. Pihak Ijen Geopark memastikan kawasan itu masuk deliniasi atau peta persebaran Ijen Geopark.

Lubang mirip gua berukuran 2 meter persegi tersebut juga berisi puluhan benda berbentuk gerabah dan besi sudah berkarat. Serta benda lainnya yang diduga kerangka.

Tak hanya itu, di dalam gua juga ditemukan semacam serpihan tulang belulang yang nyaris hancur. Karena ketidaktahuan warga, serpihan tulang belulang itu oleh warga langsung dikubur.

Lihat juga video '3 Kerangka Manusia Ditemukan di Situs Kumitir Mojokerto':

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)