Lubang Mirip Gua Peninggalan Zaman Prasejarah di Bondowoso Masuk Ijen Geopark

Chuk Shatu Widarsha - detikNews
Kamis, 15 Apr 2021 13:48 WIB
Lubang mirip gua peninggalan zaman prasejarah ditemukan di Bondowoso. Pihak Ijen Geopark memastikan kawasan itu masuk deliniasi atau peta persebaran Ijen Geopark.
Lubang mirip gua di Bondowoso/Foto: Chuk Shatu Widarsha
Bondowoso -

Lubang mirip gua peninggalan zaman prasejarah ditemukan di Bondowoso. Pihak Ijen Geopark memastikan kawasan itu masuk deliniasi atau peta persebaran Ijen Geopark.

"Temuan itu akan segera kami identifikasi, karena memang masuk dalam deliniasi Ijen Geopark," jelas Tim Ahli (TA) Ijen Geopark Bidang Culture Bondowoso, Tantri Raras Ayuningtyas, M.Pd kepada detikcom, Kamis (15/4/2021).

Sebab, lebih jauh ia menguraikan, berdasarkan zona kawasan Ijen Geopark, Desa Lojajar, Tenggarang merupakan salah satu di antara 14 kecamatan dalam peta sebarannya. Khususnya dalam peta persebaran megalitik.

"Dari temuan itu, di kawasan tersebut dan sekitarnya dimungkinkan masih sangat banyak peninggalan megalitik lainnya yang belum tereksplor. Karena di sini memang sering disebut kota seribu megalitik," tambah salah seorang pemerhati sejarah ini.

Sebelumnya diberitakan, warga Desa Lojajar, Tenggarang, Bondowoso dihebohkan dengan penemuan sebuah lubang berikut benda-benda diduga peninggalan zaman prasejarah.

Lubang mirip gua berukuran 2 meter persegi tersebut juga berisi puluhan benda berbentuk gerabah dan besi sudah berkarat. Serta benda lainnya yang diduga kerangka.

Tak hanya itu, di dalam gua juga ditemukan semacam serpihan tulang belulang yang nyaris hancur. Karena ketidaktahuan warga, serpihan tulang belulang itu oleh warga langsung dikubur.

Menurut Wasit (43), warga Dusun Kecik, Desa Lojajar, Tenggarang, lubang yang lantas diketahui sebagai kubur bilik peninggalan era megalitikum itu posisinya berada di gundukan batu padas bercampur tanah.

Wasit bersama beberapa tetangga sekitar berniat menggali saluran air pada Senin (12/4/2021) siang. Mendadak, pandangan matanya tertuju pada sebuah lubang berdiameter sekitar 10 cm.

Meski waswas khawatir itu lubang ular, secara hati-hati Wasit mengintip lubang itu. Tak terlihat apa-apa, karena di dalam lubang sangat gelap.

Wasit lantas mengambil senter untuk membantu menerangi lubang di dalam. Begitu terbantu cahaya senter, ia sempat terkejut bercampur takjub. Ternyata ada semacam lubang mirip gua di dalamnya.

(sun/bdh)