Vaksin Merah Putih Unair Diuji ke Hewan Besar, Diharapkan 2 Bulan Selesai

Esti Widiyana - detikNews
Kamis, 15 Apr 2021 16:40 WIB
Rektor Unair, Prof Mohammad Nasih.
Rektor Unair Prof Nasih (Foto: Esti Widiyana/detikcom
Surabaya -

Vaksin Merah Putih buatan Universitas Airlangga (Unair) sedang diuji coba ke hewan besar dari AS. Uji coba hewan transgenik ini diperkirakan selesai Juni mendatang atau 3 bulan.

Namun diharapkan tahap uji coba ini bisa diselesaikan 2 bulan saja. Hal itu diungkapkan Rektor Unair, Prof Mohammad Nasih.

"Skedulnya 3 bulan, tapi nanti tergantung lagi perkembangannya. Bisa saja molor, bisa saja lebih cepat. Harapan kita 2 bulan selesai. Kalau tidak, ya mestinya 3 bulan April, Mei, Juni," kata Nasih kepada wartawan di Gedung Rektorat Unair C, Kamis (15/4/2021).

Nasih berharap Unair bisa melakukan uji klinis Juli, Agustus, September. "Harapan kita lebih cepat karena nampaknya support dari pemerintah dan semua yang berkompeten di sana (Jakarta) cukup tinggi perhatiannya kepada Merah Putih ini," tambahnya.

"Kalau bisa uji klinis memang jadwalnya mestinya 8 bulan, tapi kan tidak tahu. Siapa tahu bisa menjadi 10 bulan atau malah mundur 3 bulan. Tergantung proses di lapangan seperti apa," ujarnya

Dia mengakui terdapat harapan lebih pada perkembangan vaksin Merah Putih ini. Bahkan tim peneliti Unair sudah diundang Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Dari pertemuan tersebut, terdapat proses beberapa percepatan yang bisa dilakukan. Namun, dirinya enggan menjelaskan detailnya. Pihaknya menyarankan untuk langsung ke BPOM.

"Tadi ada laporan dari bu wakil rektor akan segera diproses. Misalnya untuk uji klinis fase 1 (Uji pada manusia). Saya nggak tahu seperti apa, tapi kelihatannya ada support dan dorongan yang sangat bagus dari institusi terkait, baik BPOM maupun kemenkes agar produk ini ada percepatan namun mengikuti kaidah yang ada dan nanti aman. Mudah-mudahan, mohon doa untuk semuanya," pungkasnya.

(fat/fat)