Jadi Penyakit Masyarakat di Mojokerto, Miras dan Knalpot Brong Dimusnahkan

Enggran Eko Budianto - detikNews
Selasa, 13 Apr 2021 17:55 WIB
polres mojokerto
Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto -

Polisi memusnahkan ratusan botol minuman keras (miras) dan knalpot brong. Kedua barang itu dinilai mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat Mojokerto selama bulan suci Ramadhan.

Pemusnahan miras dan knalpot brong digelar di halaman Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Mojosari. Sebanyak 459 botol miras berbagai merek dihancurkan dengan digilas buldoser. Sedangkan 120 knalpot brong dipotong-potong sehingga tidak bisa dipakai lagi.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan miras dan knalpot bising yang dimusnahkan merupakan hasil Operasi Pekat Semeru 2021 pada 22 Maret-2 April. Menurut Dony, minuman beralkohol dan knalpot brong selama ini mengganggu keamanan dan kenyamanan warga Bumi Majapahit.

"Minuman beralkohol mendorong orang untuk berbuat jahat. Knalpot brong tentu saja sangat mengganggu masyarakat karena suara bisingnya," kata Dony kepada wartawan usai memusnahkan miras dan knalpot brong, Selasa (13/4/2021).

Selama Operasi Pekat, polisi juga mengungkap berbagai kasus penyakit masyarakat lainnya. Yaitu 12 kasus judi dengan 25 tersangka, 19 kasus narkoba dengan 26 tersangka, 1 kasus prostitusi dengan 1 tersangka, serta 10 kasus premanisme dengan 13 tersangka.

"Terjadi peningkatan kasus kejahatan jalanan. Sehingga kami gelar Operasi Pekat. Karena semua pihak sepakat wilayah Mojokerto harus lebih aman, nyaman dan bebas narkoba," terang Dony.

Mantan Kapolres Pasuruan Kota ini menambahkan, knalpot bising akan terus ditertibkan selama Ramadhan. Begitu pula balap liar yang biasa digelar di wilayah Kecamatan Sooko dan Trowulan.

"Satlantas terus menggelar operasi selama Ramadhan. Sehingga adanya balapan liar yang mengganggu kegiatan masyarakat bisa kami tertibkan," tandas Dony.

(iwd/iwd)