Polisi Banyuwangi Mulai Sosialisasi Larangan Mudik 2021

Ardian Fanani - detikNews
Senin, 12 Apr 2021 17:20 WIB
Polresta Banyuwangi Mulai Sosialisasi Larangan Mudik 2021
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Polresta Banyuwangi mulai sosialisasi larangan mudik lebaran 2021. Kegiatan tersebut digelar berbarengan dengan apel pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2021.

"Banyuwangi salah satu dari lokasi penyekatan mudik, yakni di Pelabuhan ASDP Ketapang. Kita lakukan sosialisasi sejak awal sebelum Ramadhan," ujarnya kepada detikcom, Senin (12/4/2021).

Sosialisasi dilakukan dengan pemasangan spanduk dan pengumuman kepada pengendara kendaraan yang melintas di Banyuwangi dan Pelabuhan Ketapang. Meski kegiatan pelarangan mudik digelar mulai tanggal 6 hingga 25 Mei 2021.

"Tentu banyak yang kita lakukan. Mulai dari pemasangan spanduk hingga ke media sosial," tambahnya.

Kegiatan apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2021, dilakukan di Mapolresta Banyuwangi. Apel gelar Operasi Keselamatan itu dipimpin langsung Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Arman Asmara Syarifuddin yang dihadiri perwakilan instansi terkait dari Kodim 0825 Banyuwangi, Lanal Banyuwangi, Pemda Banyuwangi, Dishub dan Satpol PP Banyuwangi.

Operasi Keselamatan Semeru 2021 dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 12 April sampai 25 April 2021. Dalam operasi keselamatan itu, bertujuan mewujudkan Keamanan keselamatan tertib lancar lalu lintas (Kamseltibcarlantas) dan pencegahan penyebaran COVID-19 dengan meningkatkan disiplin protokol kesehatan serta tidak melaksanakan mudik lebaran 2021.

"Dikedepankan fungsi Lalu Lintas dengan menitikberatkan kegiatan preemtif dan preventif, sasaranya seluruh masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan dan kebijakan Pemerintah terkait larangan mudik. Polri juga akan masif menyebarkan pamflet, bagi-bagi masker. Intinya adalah upaya memberikan pemahaman," jelasnya.

Kapolresta mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Karena, pandemi COVID-19 ini masih belum berakhir.

"Kita harap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dan larangan untuk tidak melakukan mudik," pungkasnya.

(fat/fat)