BPBD Jatim Dirikan Dua Posko Pengungsian di Lumajang Pascagempa Malang

Esti Widiyana - detikNews
Minggu, 11 Apr 2021 11:20 WIB
Rumah warga lumajang rusak terdampak gempa malang
Rumah warga Lumajang rusak terdampak gempa Malang (Foto: Nur Hadi Wicaksono/detikcom)
Surabaya -

Pasca gempa Malang pada Sabtu (10/4), terjadi gempa bumi susulan hingga Minggu (11/4/2021) sampai 10 kali, terakhir pukul 06.54 WIB. Dampaknya terjadi banyak bangunan rusak dan korban jiwa di Jatim.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim pun melakukan antisipasi. Seperti mendirikan posko pengungsian.

Plt Kalaksa BPBD Jatim, Yanuar Rahmadi mengatakan, posko telah didirikan. Posko tersebut berlokasi di BPBD kabupaten/kota setempat terdampak gempa.

"BPBD kabupaten/kota yang mendirikan pos pengungsian. Kabupaten Lumajang mendirikan 2 tenda pengungsi berlokasi di Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari," kata Yanuar, Minggu (11/4/2021).

Meski sudah didirikan posko pengungsian, namun belum didirikan dapur umum. Terlebih di daerah yang terdampak gempa Malang.

"Hingga laporan terkini belum didirikan dapur umum di wilayah kabupaten/kota yang terdampak gempa bumi," pungkasnya.

Sebelumnya, gempa Malang terjadi, Sabtu (11/4/2021). Peritiswa gempa bumi ini menewaskan 4 warga Lumajang dan 3 warga Malang. Bahkan ratusan bangunan rusak parah di Lumajang, Pasuruan, Malang, Trenggalek, Tulunggaung, Pacitan, Nganjuk, Batu, Jember, Ponorogo, Probolinggo, Kediri, Blitar

Pagi ini pukul 06.54 WIB juga terjadi gempa susulan. Gempa susulan ini terjadi sebanyak 10 kali. Terakhir dengan kekuatan M 5,5 kedalaman 98 KM.

(fat/fat)