Benarkah Vaksinasi Bisa Batalkan Puasa? Ini Penjelasan PWNU Jatim

Hilda Meilisa - detikNews
Selasa, 06 Apr 2021 15:39 WIB
Kiai NU Jatim Divaksin AstraZeneca Disaksikan Menkes
Ilustrasi vaksinasi (Foto file: Amir Baihaqi/detikcom)
Surabaya -

Pemerintah menyebut program vaksinasi tetap berjalan di bulan ramadhan demi mencegah penyebaran COVID-19. Lalu, apakah seseorang yang divaksin bisa membatalkan puasa?

Wakil Ketua PWNU Jatim KH Abdussalam Shohib mengatakan sesuai kajian fiqih, bahwa vaksin tidak membatalkan puasa. Karena tidak memasukkan sesuatu dari lubang ke dalam perut.

"Di dalam fiqih sudah dinyatakan bahwa suntik ketika puasa itu ndak ada masalah. Karena tidak membatalkan puasa. Karena, masuknya sesuatu bukan dari lubang yang terus ke perut," jelas Gus Salam, sapaan akrabnya, saat dihubungi detikcom di Surabaya, Selasa (6/4/2021).

Untuk itu, Gus Salam meminta masyarakat tidak usah khawatir dan tetap menjalankan puasa seperti biasa usai divaksin.

"Jadi dalam fiqih yang membatalkan puasa itu mengkonsumsi sesuatu melewati lubang yang jurusannya ke perut. Itu kan tidak lewat itu sehingga tidak membatalkan puasa. Itu sudah tegas itu. Vaksin akan dilakukan di bulan puasa. jadi masyarakat nggak perlu takut, ini sudah jelas dari berbagai sudut fiqih sudah jelas kalau vaksin tidak membatalkan puasa," tegasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2