Siklon Tropis Seroja Masih Ada, Warga Diimbau Waspada

Suparno - detikNews
Senin, 05 Apr 2021 18:08 WIB
BMKG Juanda Surabaya mendeteksi masih ada siklon tropis seroja. Warga diminta waspada terhadap dampak dari siklon tropis tersebut.
Foto: Istimewa
Sidoarjo -

BMKG Juanda Surabaya mendeteksi masih ada siklon tropis seroja. Warga diminta waspada terhadap dampak dari siklon tropis tersebut.

Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda Teguh Tri Susanto mengatakan, salah satu dampak dari siklon tropis seroja adalah terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga deras. Tak hanya itu, bahkan kondisi itu juga bisa disertai kilat atau petir.

"Ada potensi seperti itu, bahkan untuk wilayah Nusa Tenggara Timur, ada potensi angin kencang. Kemudian intensitas sedang hingga lebat disertai petir serta angin kencang di wilayah Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Maluku," kata Teguh melalui rilisnya, Senin (5/4/2021).

Di samping itu, BMKG juga memprediksi ketinggian gelombang laut bisa mencapai 1,25 hingga 2,5 meter. Itu diprediksi bisa terjadi di sejumlah wilayah. Seperti Selat Sumba bagian timur, Selat Sape, Laut Sumbawa, Perairan utara Sumbawa hingga Flores.

Kemudian diprediksi terjadi di Selat Wetar, Perairan Kepulauan Sabalana hingga Kepulauan Selayar, Perairan selatan Baubau-Kepulauan Wakatobi, Perairan Kepulauan Sermata-Leti, Laut Banda Utara bagian barat, dan Laut Arafuru bagian barat.

"Kemudian gelombang laut dengan ketinggian 2,5 hingga 4,0 meter di Selat Sumba bagian barat, Laut Flores, Perairan selatan Flores, Perairan selatan Pulau Sumba, Laut Sawu, Selat Ombai dan Laut Banda selatan bagian barat," tambah Teguh.

Bahkan gelombang laut dengan ketinggian 4,0 hingga 6,0 meter juga diprediksi terjadi di Perairan Kupang-Pulau Rotte. Selain itu, prediksi dalam 24 jam ke depan, gerak siklon tropis seroja dapat mencapai kekuatan 54 knots atau 100 km per jam.

"Diperkirakan intensitas siklon tropis seroja akan menguat dalam 24 jam ke depan serta bergerak ke arah barat daya," terang Teguh.

Sementara Jawa Timur diprediksi hanya kebagian dampak tidak langsung dari siklon tropis seroja. "Seperti perubahan cuaca drastis yang bisa terjadi cepat, potensi hujan deras disertai angin kencang sesaat dengan durasi singkat, dan potensi kecepatan angin secara umum yang dapat meningkat," pungkasnya.

(sun/bdh)