Wali Kota Blitar Gentle Akui Salah soal Video Viral Nyanyi Tanpa Masker

Erliana Riady - detikNews
Senin, 05 Apr 2021 17:44 WIB
Wali Kota Blitar, Santoso
Wali Kota Blitar (Foto file: Erliana Riady/detikcom)
Blitar -

Wali Kota Blitar Santoso secara gentle mengakui salah melanggar prokes di videonya yang viral. Sehingga dia tidak keberatan membayar sanksi denda Rp 5 juta sebagai kepatuhannya pada aturan.

Wali Kota Santoso bahkan sudah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka beberapa waktu lalu ke warga Kota Blitar. Dalam momen itu, Santoso bersedia menjalani proses hukum jika terbukti melanggar.

"Saya akui saya memang salah. Makanya semua sudah diselesaikan (bayar denda), sebagai kepatuhan saya kepada aturan dan protap COVID-19," tegas Wali Kota Blitar dihubungi detikcom, Senin (5/4/2021).

Selain membayar sanksi denda sebesar Rp 5 juta, sebanyak 14 relawan yang hadir di acara tasyakuran itu dijatuhi sanksi tipiring oleh Satgas COVID-19 Kota Blitar. Mereka masing-masing membayar denda sebesar Rp 100 ribu.

"Ya memang segitu sesuai aturannya. Semua sudah diselesaikan dengan clear. Sekali lagi saya juga mohon maaf atas kesalahan itu," tandas Ketua Satgas COVID-19 Kota Blitar itu.

Sebelumnya, tidak ada satupun pejabat di Satgas COVID-19 Kota Blitar mau berkomentar saat video nyanyi dan joget tanpa masker itu viral. Polresta Blitar pun kemudian menginformasikan gelar perkara. Beberapa saksi diminta keterangan dan beberapa di antaranya diambil rapid antigen. Semua hasilnya negatif. Namun setelah itu, perkembangan penanganan dugaan pelanggaran prokes ini menguap terbawa angin.

Hingga pukul 17.00 WIB, detikcom mendapat kabar ini dan langsung mengkonfirmasikan kepada Wali Kota Santoso.

"Iya benar. Semua sudah diselesaikan. Ada 14 yang kena tipiring dan saya juga kena denda," pungkasnya.

(fat/fat)