Pengamanan Gereja di Gresik Dilakukan Selama Perayaan Paskah

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Jumat, 02 Apr 2021 20:11 WIB
Polres Gresik dan jajarannya melaksanakan pengamanan ibadah Jumat Agung hingga Paskah di gereja. Hal ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
Polres Gresik dan jajarannya melaksanakan pengamanan ibadah Jumat Agung/Foto: Istimewa
Gresik -

Polres Gresik dan jajarannya melaksanakan pengamanan ibadah Jumat Agung hingga Paskah di gereja. Hal ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Sebelum dilaksanakan pengamanan, petugas melaksanakan langkah sterilisasi gereja terlebih dahulu. Hal ini merupakan Standart Operational Procedure (SOP) yang harus dilakukan sebelum pelaksanaan kegiatan berlangsung.

Tak hanya itu, petugas juga berkoordinasi dengan petugas pengamanan dari gereja, untuk memberikan imbauan kepada jemaat yang hadir. Imbauan ini terkait penerapan Protokol kesehatan.

Petugas mengimbau para jemaat selalu menerapkan 5M yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan hingga mengurangi mobilitas.

Selain itu, petugas juga melakukan pengecekan dan pemeriksaan identitas hingga barang bawaan jemaat sebelum memasuki gereja. Ini untuk mengantisipasi orang-orang yang tidak dikenal dan menghindari hal yang tidak diinginkan.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kabag Ops Kompol Zainal Arifin mengatakan pengamanan gereja maupun rumah ibadah sebagai upaya pencegahan dari petugas dan meningkatkan kewaspadaan.

"Dengan cara menyiapkan pengamanan pada titik-titik rawan gangguan Kamtibmas, melakukan koordinasi dengan pengurus gereja dalam setiap kegiatan ibadah selalu koordinasi dengan polres untuk pengamanannya, dan tentunya meningkatkan deteksi dini dalam setiap kegiatan," kata Arief kepada detikcom, Jumat (2/4/2021).

Untuk menjaga Kamtibmas, Arief menyebut pihaknya menyiagakan ratusan personel gabungan dalam pengamanan di gereja-gereja di wilayah Gresik.

"Polres Gresik menerjunkan sebanyak 346 personil kegiatan ibadah baik di gereja maupun rumah ibadah pada pagi ini," pungkas Arief.

(sun/bdh)