Kementan Siapkan 50 Ribu Hektare Lahan untuk Pengembangan Porang

Sugeng Harianto - detikNews
Kamis, 01 Apr 2021 17:01 WIB
porang
Koordinasi pengembangan porang di Madiun (Foto: Sugeng Harianto)
Madiun - Lahan total 50 ribu hektare untuk pengembangan komoditas porang telah disiapkan Kementerian Pertanian. Lahan tersebut tersebar di 15 provinsi.

"Untuk tahun ini perkiraan sekitar 50 ribu hektar lahan yang akan ditanami porang untuk pengembangan komoditas," ujar Direktur Aneka Kacang dan Umbi Kementerian Pertanian Amirudin Pohan saat berkunjung ke pabrik porang di Madiun Kamis (1/4/2021).

Dari 50 ribu hektare lahan yang akan ditanami porang tersebut, kata Amirudin, tersebar di 15 provinsi baik di Jawa dan luar Jawa. Pengembangan komoditas porang ini untuk mencukupi kebutuhan porang yang masih kurang.

"Ada sekitar 15 propinsi yang akan buat pengembangan lahan Porang baik di Jawa dan luar Jawa seperti Sulawesi dan juga NTT. Dengan harapan kebutuhan porang terpenuhi dan kesejahteraan masyarakat meningkat," kata Amirudin.

15 Provinsi yang akan dijadikan pengembangan porang yakni, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Banten, Bali, NTT, NTB, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan Selatan.

Lebih lanjut Amiruddin menjelaskan pihaknya sengaja membawa rombongan para petani Porang pemula dari Sulawesi untuk belajar di Kabupaten Madiun. Dengan pertimbangan saat ini Kementerian Pertanian telah melepas bibit Porang varietas Madiun 1.

"Saat ini kita perlu melakukan konsolidasi (pengembangan Porang) terutama salah satu wilayah yang mengembangkan porang di Sulawesi selatan hampir semua Sulawesi lah, NTT juga. Mereka belajar di Madiun yang merupakan cikal bakalnya porang berasal dari Madiun," jelasnya.

Amiruddin menambahkan meskipun telah melepas bibit porang varietas Madiun 1 pertama di Indonesia, namun wilayah lain yang mengajukan dipersilakan. "Saat ini yang pertama memang Kabupaten Madiun tapi saat ini masih ada lagi satu pengajuan bibit kualitas dari Sulawesi. Nanti akan di teliti apakah sama atau tidak dengan yang di Madiun," tandanya.

Koordinasi pengembangan porang ini bertempat di salah satu hotel di Kota Madiun yang dihadiri oleh puluhan petani porang dari Makasar serta dari Madiun. Petani pilihan perwakilan dari Madiun ikut hadir yakni dari kecamatan Saradan, Karno asal Desa Sumberbendo , Didik dari Desa Klangon dan Wasito dari Desa Ngranget Kecamatan Dagangan.

Tonton Video: Melihat Sentra Budidaya Tanaman Porang di Gunung Pandan

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)