Menteri BUMN Targetkan 5 Ribu Sehari di Sentra Vaksinasi BUMN Surabaya

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Minggu, 28 Mar 2021 19:39 WIB
menteri bumn erick thohir
Menteri BUMN Erick Thohir bersama Gubernur Khofifah dan Wali Kota Eri (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Menteri BUMN Erick Thohir mengunjungi Sentra Vaksinasi Bersama BUMN Untuk Indonesia. Sentra Vaksinasi ada untuk mendukung vaksinasi di kota-kota besar dengan jumlah penduduk yang banyak.

Dalam kunjungannya di Sentra Vaksinasi BUMN di Grandcity Mall, Erick didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Erick mengatakan Sentra Vaksinasi bersama BUMN melibatkan pemerintah pusat dengan provinsi dan juga pemerintah daerah serta pemerintah kota.

"Ini juga yang kita lakukan di Jakarta dan Semarang. Tentu maksud dan tujuan sentra vaksinasi ini adalah dukungan untuk mempercepat vaksinasi di kota-kota besar yang mempunyai jumlah penduduk sangat besar," kata Erick Thohir kepada wartawan di Sentra Vaksinasi Bersama BUMN di Grandcity Mall, Minggu (28/3/2021).

"Tentu memang kenapa kami kementerian BUMN melakukan itu karena memang sebagian besar juga pegawai BUMN adalah garda terdepan. Tetapi kita sebagai korporasi BUMN tidak bisa juga menutup mata kepentingan dari pada umumnya," lanjut Erick Thohir.

Erick menambahkan sentra vaksinasi bersama BUMN ini juga mendorong percepatan vaksinasi untuk lansia dan juga dari BUMN di Jawa Timur.

"Karena itu, kita juga melibatkan bagaimana sentra vaksinasi ini juga bisa mempercepat dari pada penduduk lansia, ataupun nanti tambahan penugasan, kalau memang garda terdepan lainnya yang harus dilakukan penyuntikkan vaksinasi di sini," ungkap Erick.

Erick juga menargetkan setiap hari bisa melakukan 5 ribu vaksinasi di sentra vaksinasi bersama BUMN..

"Kita menargetkan selalu, setiap sentra vaksinasi adalah 5 ribu orang per hari. Saya yakin di Jawa Timur ini, bisa sesuai dengan target.apalagi dapat dukungan full dari ibu gubernur dan tentu pak wali kota. Di Jakarta sendiri rata-rata suntikan itu sudah bisa 8 ribu perhari," ungkap Erick.

Selanjutnya
Halaman
1 2