Imigrasi Blitar Deportasi WN Taiwan yang Overstay

Erliana Riady - detikNews
Kamis, 25 Mar 2021 10:40 WIB
imigrasi blitar
WN Taiwan dideportasi karena overstay (Foto: Istimewa)
Blitar -

Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar mendeportasi seorang warga negara Taiwan. Wanita berhijab itu melebihi izin tinggal ketika berkunjung ke keluarga suaminya di Tulungagung.

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Imigrasi Blitar Raden Vidiandra Adikoesoema memaparkan, WN Taiwan itu bernama Chang Ti Na. Dia masuk Indonesia pada Desember 2019 lalu menggunakan visa bebas kunjungan sebelum adanya wabah COVID-19.

Sebelumnya, perempuan berhijab ini memang berkewarganegaraan Indonesia. Lalu pindah menjadi WN Taiwan mengikuti kewarganegaraan ayahnya. Chang Ti Na lalu menikah dengan seorang pria WNI. Kedatangannya ke Indonesia untuk mengunjungi keluarga sang suami yang tinggal di Kecamatan Besuki, Tulungagung.

"Perkawinan mereka tidak dilengkapi izin tinggal sementara untuk penyatuan keluarga. Sehingga ketika WN Taiwan ini melebihi batas waktu visa kunjungan, maka kami deportasi," jelas Vidiandra dikonfirmasi detikcom, Kamis (25/3/2021).

Deportasi dilakukan pada Selasa (23/3) dari Bandara Juanda, Sidoarjo. Chang Ti Na diterbangkan menggunakan pesawat China Airlines CI762 pada pukul 14.40 WIB menuju Jakarta.

Setibanya di Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta Jakarta, petugas berkoordinasi dengan pihak maskapai dan Petugas Imigrasi di bandara Soekarno - Hatta untuk menyelesaikan proses administrasi pendeportasian.

"Yang bersangkutan dikenakan tindakan administratif keimigrasian karena telah melanggar pasal 78 ayat (3) UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Yakni orang asing pemegang izin tinggal yang telah habis masa berlakunya dan masih berada dalam wilayah Indonesia lebih dari 60 hari dari batas waktu izin tinggalnya," pungkasnya.

Simak video 'WN Rusia Buron Interpol yang Kabur dari Kantor Imigrasi Bali Dideportasi':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)