Anak Manfaatkan Ibunya Selundupkan Sabu di Lapas Mojokerto Kena Hukuman Tambahan

Enggran Eko Budianto - detikNews
Rabu, 24 Mar 2021 23:53 WIB
emak emak selundupkan sabu dalam tahu isi
Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto -

Narapidana kasus narkoba berinisial RF (23) tega memanfaatkan ibu kandungnya untuk menyelundupkan sabu ke Lapas Kelas IIB Mojokerto. Akibat perbuatannya, RF harus menanggung hukuman tambahan dari lapas.

"Sanksi dari intern kami jelas, kami BAP, kemudian kami masukkan sel isolasi," kata Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Mojokerto Disri W Agus Tomo saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (24/3/2021).

Tidak hanya itu, lanjut Disri, RF juga dimasukkan ke dalam register F. Yakni catatan pelanggaran yang dilakukan narapidana di dalam Lapas Mojokerto. Sanksi bagi pemuda asal Desa Simogirang, Kecamatan Prambon, Sidoarjo itu diterapkan mulai hari ini.

"Register F itu dia tidak bisa mendapatkan hak-haknya selama satu tahun, seperti remisi dan lainnya," terangnya.

RF dihukum 5 tahun penjara di Lapas Mojokerto karena kasus narkoba. Dia baru sekitar 1,5 tahun menjalani hukumannya. Bukannya insyaf, RF justru tega memanfaatkan ibu kandungnya berinisial IA (58) untuk menyelundupkan sabu ke Lapas Mojokerto.

Kepada ibunya, RF mengatakan ada temannya yang ingin menitipkan makanan untuknya. IA pun bertemu dengan teman putranya di Jalan Taman Siswa, Kota Mojokerto pagi tadi. IA mengaku tidak kenal dengan teman anaknya itu.

IA dititipi satu bungkus gorengan berisi tahu isi, serta singkong dan pisang goreng. Tanpa curiga, emak-emak berjilbab ini memberikan gorengan tersebut kepada RF di Lapas Mojokerto sekitar pukul 09.45 WIB. Ternyata, gorengan itu berisi narkotika jenis sabu.

Petugas lapas menemukan 10 paket kecil sabu dari gorengan yang dibawa IA. Masing-masing paket dimasukkan ke tahu isi bercampur dengan bihun. Akibatnya, IA diamankan Satreskoba Polres Mojokerto Kota

(iwd/iwd)