Ini Bahaya Bagi Pencernaan dan Tubuh Saat Konsumsi Cabai Rawit Dicat

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 23 Mar 2021 11:12 WIB
jagat maya di Banyuwangi diramaikan dengan video tentang cabai dicat. Cabai yang sedang ditumis mengeluarkan cairan warna oranye kemerahan. Lama-lama cairan itu terlihat semakin mengental.
Foto: Tangkapan Layar
Surabaya -

Di Banyuwangi, viral video cabai dicat. Video itu diunggah pemilik akun Facebook Agung Emfet Putra Blambangan, Agung Prasetyo Hadi (31) warga Dusun Sidodadi, Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo Banyuwangi.

Diketahui, harga cabai masih melambung tinggi, bahkan harganya lebih mahal dari daging sapi. Lalu, jika cabai rawit dicat itu dikonsumsi, apa saja bahaya yang ditimbulkan?

"Bisa mengganggu pencernaan, mual, muntah, diare dan pusing. Jika dikonsumsi terlalu sering bisa menimbulkan penyakit kronis lainnya seperti kanker," kata Ahli Gizi RS Adi Husada Undaan Wetan, Elda Puspa SSt kepada detikcom, Selasa (23/3/2021).

Menurut Elda, yang digunakan untuk mengganti warna cabai ini bukanlah zat pewarna makanan. Tetapi cat yang tidak boleh dikonsumsi.

"Karena terdapat zat-zat yang berbahaya. Dapat mengganggu kesehatan. Lebih baik hati-hati sebelum membeli cabai, dicuci hingga benar-benar bersih dengan air mengalir," jelasnya.

Elda menekankan, mencuci cabai yang dimaksud harus benar-benar dipastikan tidak ada cat pada cabai. Jika memang terdapat cat, lebih baik tidak dikonsumsi.

Selain itu, Elda juga terus mengikuti perkembangan terkait pemakaian cat pada cabai. Elda menyarankan, jika mendapati keluhan setelah mengkonsumsi agar segera ke dokter.

"Saya ikutin berita cabai dicat masih tahap penelitian lebih lanjut. Minum air putih yang banyak dan segera ke dokter," pungkasnya.

(fat/fat)