Pekerja Keluhkan Tarif Parkir Pelabuhan Ketapang yang Kemahalan

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 20 Mar 2021 16:14 WIB
pelabuhan ketapang
Tempat parkir di Pelabuhan Ketapang (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Pelabuhan Ketapang memberlakukan tarif tanda masuk (PAS) di Pelabuhan. Penerapan aturan ini dianggap sangat memberatkan bagi para karyawan kapal di luar PT ASDP yang bekerja di kawasan pelabuhan. Mereka menilai tarif tersebut cukup memberatkan.

Pemberlakuan tarif PAS di Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi ini sejak Minggu (14/3/2021) lalu. Lokasi parkir ASDP berada di bagian belakang sebelah utara. Ada tiga palang pintu yang dipasang di tempat yang berada di muka deretan warung kopi itu. Mereka yang akan masuk ke area parkir harus menempelkan tiket untuk bisa membuka gerbang tersebut.

Edi salah satu petugas kapal mengaku sangat keberatan dengan pemberlakuan tiket parkir itu. Untuk parkir di sekitar wilayah pelabuhan, dirinya harus membayar Rp 5.500 untuk kendaraan roda dua. Di sana juga ada tiket parkir berlangganan sebesar Rp 47 ribu.

"Ya sangat berat bagi kami yang hanya petugas biasa. Saya kadang bolak-balik sampai dua kali ke Pelabuhan," ujarnya kepada detikcom, Sabtu (20/3/2021).

Hal yang sama diungkapkan oleh Pendik, yang juga karyawan salah satu kapal di Pelabuhan ASDP Ketapang. Dirinya harus membayar Rp 8 ribu rupiah atau membayar Rp 92 ribu jika berlangganan.

"Ya Rp 8 ribu. Kalau berlangganan Rp 100 ribu kembali Rp 8 ribu. Tentu berat juga kalau kita hitung. Apalagi jabatan saya cuman kelasi," keluhnya.

Penerapan aturan ini dianggap sangat memberatkan bagi para karyawan kapal di luar PT ASDP yang bekerja di kawasan pelabuhan. Padahal, selama ini kendaraan yang akan parkir di sekitar kawasan pelabuhan tidak pernah ditarik retribusi.

Simak juga 'Dibuka Usai Nyepi, Pelabuhan Ketapang Dipadati Kendaraan Sejak Dini Hari':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2