Disetop Kemensos, Pemprov Jatim Beri Santunan Rp 5 Juta Ahli Waris Pasien COVID

Faiq Azmi - detikNews
Rabu, 17 Mar 2021 19:46 WIB
Kadinsos Jatim Alwi
Kadinsos Jatim Alwi (Foto: Faiq Azmi)
Surabaya -

Santunan Rp 15 juta bagi ahli waris pasien meninggal COVID-19 telah dihentikan Kemensos. Penghentian santuan itu ditanggapi Pemprov Jatim dengan memberikan santunan serupa.

Namun jumlah santunan COVID-19 yang diberikan tak sebesar yang diberikan Kemensos. Pemprov Jatim memberikan santunan sebesar Rp 5 juta.

"Hal ini (pemberian santunan) menjadi keputusan yang diambil Pemprov Jatim dengan Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Ini sebagai bentuk perhatian dari pemerintah bagi korban COVID-19 yang meninggal dunia," ujar Kadinsos Jatim Alwi, Rabu (17/3/2021).

Alwi menjelaskan, total pasien COVID-19 yang meninggal dunia di Jatim sebanyak 9.549. Pada awal pandemi, sebanyak 67 ahli waris telah menerima santunan sebesar Rp 15 juta dari Kemensos RI.

Sejauh ini, sudah ada 2.144 ahli waris yang mengajukan permohonan santunan ke Kemensos. Namun, sejak akhir tahun, santunan telah disetop.

"Jadi 67 sudah dari Kemensos. Sedangkan ada yang mengajukan 2.144 ahli waris, tapi tidak cair, karena Kemensos RI menyetop santunan itu," imbuhnya.

Alwi menambahkan pemberian santunan akan dilaksanakan secara bertahap. Prioritas pertama, santunan dari Pemprov Jatim diberikan kepada yang sudah mengajukan permohonan, yaitu sebanyak 2.144 orang.

"Untuk itu, kami telah memberikan surat edaran kepada bupati/wali kota agar segera mengirim nama-nama korban ahli waris akibat COVID-19 dari 2.144 orang itu," imbuhnya.

Menurut Alwi, pihaknya sudah memiliki datanya by name by address. Namun, Pemprov Jatim ingin ada pengajuan ulang. Jika santunan kepada 2.144 korban itu sudah selesai, maka Dinsos Jatim akan melaksanakan untuk tahap selanjutnya. Diperkirakan, ada sekitar 7 ribuan lebih korban yang belum tersantuni.

"Santunan ini menggunakan dana bantuan tidak terduga. Semua dana santunan untuk korban COVID-19 ini dari APBD Provinsi. Tapi kalau kabupaten atau kota mau menambahkan, kami mempersilakan," tandasnya.

Diketahui ada 9.549 pasien COVID-19 yang meninggal dunia di Jatim. Sejauh ini, sudah ada 67 yang telah diberi santunan COVID-19. Tersisa, 9.482 ahli waris yang belum mendapat santunan di Jatim. Jika ditotal dengan nilai santunan dari Pemprov Jatim sebesar Rp 5 juta, maka membutuhkan dana sebanyak Rp 47.410.000.000 untuk memberi santunan kepada ahli waris.

(iwd/iwd)