Perjuangan Warga Makamkan Pria Tewas Digigit Ular di Tengah Kepungan Banjir

Eko Sudjarwo - detikNews
Selasa, 16 Mar 2021 18:36 WIB
Pria di Lamongan tewas digigit ular saat mencari ikan ketika banjir. Itu merupakan banjir luapan Sungai Bengawan Njero.
Pemakaman pria di Lamongan yang tewas digigit ular/Foto: Istimewa
Lamongan -

Pria di Lamongan tewas digigit ular saat mencari ikan ketika banjir. Warga bahu-membahu memakamkan jenazah korban di tengah kepungan banjir.

Korban yakni Ujut Priyanto (30) warga Desa Tiwet, Kecamatan Kalitengah, Lamongan. Korban meninggal pada Senin (15/3).

Salah seorang warga Desa Tiwet, Muhammad Ainul mengatakan, jenazah Ujut tiba dari rumah sakit dengan menggunakan ambulans. Namun, banjir yang masih merendam desa membuat ambulans tidak bisa masuk.

Sehingga jenazah korban dijemput menggunakan mobil pikap di Desa Kiringan, Kecamatan Turi. Selanjutnya dibawa ke rumah duka.

"Karena ambulans tidak bisa masuk, sehingga dijemput oleh warga menggunakan mobil pikap," kata Ainul pada wartawan, Selasa (16/3/2021).

Jenazah korban tewas digigit ular kemudian disucikan di rumah duka. Selanjutnya dibawa ke masjid untuk disalatkan.

Warga menggotong jenazah korban yang sudah disucikan di tengah-tengah kepungan banjir, yang hampir setinggi lutut orang dewasa. "Dari rumah duka ke masjid warga mengangkat jenazah secara bergantian," ujarnya.

Usai disalatkan, warga kembali bergotong royong mengangkat jenazah korban tewas digigit ular ke tempat peristirahatan terakhir, di pemakaman desa setempat. Yang membedakan, warga harus berjalan sejauh lebih kurang 1 km di tengah banjir, yang sudah lebih dari 2 bulan melanda.

"Kita juga memakai terpal agar jenazah tidak sampai kemasukan air sewaktu menguburkan," pungkasnya.

Tonton juga Video: Usai Koma 5 Hari, Balita yang Digigit Ular Weling Meninggal

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)