Nyepi di Banyuwangi, Umat Hindu Berdoa Pandemi COVID-19 Segera Berakhir

Ardian Fanani - detikNews
Minggu, 14 Mar 2021 19:41 WIB
Hari Raya Nyepi 2021 tidak hanya dirayakan di Pulau Bali. Namun sejumlah daerah juga merasakan suasana Nyepi.
Kampung Bali di Desa Adat Patoman/Foto: Ardian Fanani/detikcom
Banyuwangi -

Hari Raya Nyepi 2021 tidak hanya dirayakan di Pulau Bali. Namun sejumlah daerah juga merasakan suasana Nyepi.

Seperti di Kampung Bali di Desa Adat Patoman, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi yang mayoritas penduduknya beragama Hindu. Dalam Nyepi tahun ini, umat Hindu berdoa agar pandemi COVID-19 segera sirna dari Nusantara.

Suasana desa tampak lengang, karena seluruh warga melakukan Tapa Brata Penyepian di dalam rumah selama 24 jam. Sejak Minggu (14/3/2021), Tidak ada aktivitas warga maupun kendaraan yang berlalu-lalang di jalan desa maupun gang permukiman. Seluruh akses jalan desa ditutup menggunakan tiang bambu.

Begitu pula rumah-rumah warga dan pura tampak tertutup tidak ada aktivitas sama sekali. Meski terlihat sepi, namun beberapa petugas keamanan atau pecalang tampak berjaga di setiap pertigaan jalan desa.

"Catur Brata Penyepian sudah dilakukan sejak tadi malam di rumah masing-masing. Mulai dari pukul 6 pagi hingga pukul 6 pagi besok hari atau 24 jam penuh," ujar Made Hardana, kepala Dusun Desa Adat Patoman, Kampung Bali kepada wartawan.

Desa Adat Patoman terdiri dari 253 kepala keluarga yang mayoritas beragama Hindu. Perayaan Hari Raya Nyepi di Desa Patoman ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sebab pawai ogoh-ogoh ditiadakan untuk menghindari kerumunan warga.

Selain itu, suasana Nyepi di kampung adat Desa Patoman juga berlangsung dalam toleransi tinggi. Karena umat Hindu di desa ini juga berdampingan dengan umat agama lain. Bersama pecalang, masyarakat beragama lain juga turut menjaga keamanan dan kegiatan pelaksanaan Nyepi.

"Ada saudara dari umat Islam juga menjaga kegiatan Nyepi di kampung kami. Kami sangat mengapresiasi kerukunan umat di Banyuwangi," tambahnya.

Dalam Nyepi tahun ini, umat Hindu berdoa agar pandemi COVID-19 segera sirna di bumi Nusantara. Sehingga diharapkan perekonomian masyarakat Indonesia bisa bangkit kembali.

Hari Raya Nyepi 2021 ini merupakan momen sakral bagi umat Hindu. Saat Nyepi seluruh umat Hindu melakukan Catur Barta Penyepian selama 24 jam di antaranya amati geni tidak menyalakan api, amati karya tidak bekerja, amati lelungan tidak bepergian dan amati lelanguan tidak mendengarkan hiburan.

"Nyepi sendiri bagi umat Hindu tidak melaksanakan apa-apa. Amati geni, karya, lelungan, lelanguan yang disebut sebagai Catur Brata Penyepian. Kalau umat Hindu dalam penyepian melakukan yaitu lebih banyak diam dan lebih banyak membaca kitab-kitab suci dalam penyepian ini," jelasnya.

"Harapan kita dalam melaksanakan kegiatan Nyepi ini kita banyak berdoa agar COVID-19 ini hilang di bumi Indonesia ini," harapnya.

(sun/bdh)