Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jatim Cek Jembatan Ambrol Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Jumat, 12 Mar 2021 16:44 WIB
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim mengecek jembatan di Desa Alasbuluh yang pondasinya ambrol. Untuk sementara, lokasi ambrolnya jembatan itu tak bisa dilalui kendaraan besar.
Jembatan ambrol di Banyuwangi/Foto: Ardian Fanani/detikcom
Banyuwangi -

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim mengecek jembatan di Desa Alasbuluh yang pondasinya ambrol. Untuk sementara, lokasi ambrolnya jembatan itu tak bisa dilalui kendaraan besar.

Petugas mengecek langsung kondisi jembatan ambrol di jalur pantai utara (Pantura) ini pada Jumat (12/3/2021). Ada dua tim yang diturunkan ke lokasi yakni tim pelaksanaan dan tim perencanaan. Dari hasil kajian di lapangan, tim sudah menyiapkan usulan untuk menindaklanjuti kejadian ini.

"Saat ini kita mengkaji dan membuat usulan teknis. Tim perencana sudah dapat advice langkah yang harus dilakukan," ujar Kaur TU PPK 1.2 BBJN Provinsi Jawa Timur Wilayah Situbondo-Banyuwangi, Alfian Nurizal kepada wartawan.

Ada dua opsi awal yang akan dilakukan yakni rencana sementara dan rencana permanen. Rencana sementara, kata Dia, akan dibuatkan semacam jembatan sementara dari baja. Jembatan sementara ini posisinya di atas jembatan ambrol yang ada sekarang ini.

"Sekarang kita menunggu keputusan dari pimpinan," tambahnya.

Untuk rencana permanen, Alfan mengaku masih dalam kajian dan belum diputuskan. Sementara pihaknya masih fokus kepada rencana sementara.

Jika rencana pembuatan jembatan sementara disetujui, lanjutnya, prosesnya akan memakan waktu sekitar seminggu sampai dua Minggu. Lama pengerjaan jembatan sementara ini tergantung dari suplai material.

"Asumsinya kalau material sudah ready semua, biasanya sekitar seminggu sampai dua minggu," jelasnya.

Sementara Kasat Lantas Polresta Banyuwangi, Kompol Kadek Ary Mahardhika mengatakan, pihaknya telah memberikan penanda bagi kendaraan berat untuk tidak melalui jembatan ambrol itu. Pihaknya mengalihkan kendaraan besar yang akan ke Surabaya via jalur selatan atau ke Jember.

"Kita berikan imbauan kepada masyarakat dan pengguna jalan dengan kendaraan besar untuk lewat selatan atau Jember. Sementara arah pantura hanya kendaraan kecil dan ringan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, akibat sering kali diterjang banjir bandang saat hujan lebat, jembatan di Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi nyaris ambrol. Untuk sementara, polisi memberikan garis pembatas di lokasi ambrolnya jembatan tersebut.

(sun/bdh)