Pondasi Jembatan di Jalur Pantura Banyuwangi Nyaris Ambrol, Jalur Buka Tutup

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 11 Mar 2021 20:57 WIB
pondasi jembatan di banyuwangi nyaris ambrol
Papan peringatan dipasang di dekat jembatan yang pondasinya nyaris ambrol (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi - Akibat sering kali diterjang banjir bandang saat hujan lebat, jembatan di Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi nyaris ambrol. Imbasnya, jalur menuju pantura buka tutup. Polisi meminta kepada pengendara kendaraan besar dan berat yang menuju Banyuwangi-Surabaya atau sebaliknya, untuk melalui via Selatan atau Jember.

Sebagian bangunan pondasi dan lantai sungai di bawah jembatan mulai ambrol karena tergerus aliran sungai yang cukup deras. Tak hanya itu, akibat ambrolnya sebagian bahu jalan itu, membuat jalur menuju pantura buka tutup.

Untuk sementara, polisi memberikan garis pembatas di lokasi ambrolnya jembatan tersebut.

"Karena ambrolnya sebagian jembatan itu membuat jalur terpaksa buka tutup. Karena kendaraan yang melintas bisa membuat tambah ambrol," ujar Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Kompol Kadek Ary Mahardhika kepada detikcom, Kamis (11/3/2021).

Kadek Ary menambahkan agar tak memperparah kondisi ambrolnya jembatan, pihaknya mengimbau kendaraan besar tidak melalui jalur Utara, saat akan ke Surabaya dari Banyuwangi atau sebaliknya. Bahkan saat ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres samping, Probolinggo dan Situbondo, untuk menghalau kendaraan besar melalui jalur Utara Banyuwangi.

"Kita sudah koordinasi dengan Polres Situbondo dan Probolinggo. Kendaraan besar bisa lewat Jember," pungkasnya.

Sementara itu, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Alasbuluh, Sugianto mengatakan, ambrolnya sebagian pondasi jembatan dan lantai jembatan di aliran sungai Desa Alasbuluh diketahui sejak, Rabu (10/3) siang.

Saat air sungai kembali membesar setelah diguyur hujan lebat, sebuah pohon mangga berukuran besar tak jauh dari jembatan tiba-tiba saja roboh hingga melintang ke jalan raya. Setelah dicek, robohnya pohon disebabkan tanah di bawahnya mulai tergerus aliran sungai.

"Iya mulai ambrol yang bawah. Pondasi dan lantainya yang sisi timur sudah hilang tergerus banjir kira-kira sepanjang lima meter. Ini sangat berbahaya, jembatan bisa saja runtuh kalau banjir bandang kembali datang," kata Sugianto.

Warga berharap, pihak terkait segera melakukan langkah-langkah serius untuk memperbaiki salah satu jembatan penghubung Banyuwangi - Situbondo di Desa Alasbuluh. Sebab jika tidak segera diperbaiki, ambronya pondasi jembatan dipastikan akan membuat jembatan akan runtuh dan akses Jalur Pantura terputus.

"Harapan kami ya mudah-mudahan segera diperbaiki agar tidak menimbulkan korban. Kalau tidak segera diperbaiki dan jembatannya ambrol, otomatis akan menimbulkan kemacetan panjang di Jalur Nasional ini, karena jembatan putus," harapnya. (iwd/iwd)