Ini Besaran Setoran Bandar Narkoba ke Tiga Polisi Surabaya

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Rabu, 10 Mar 2021 12:59 WIB
narkoba di surabaya
Bandar narkoba di Surabaya diamankan (Foto file: Deny Prastyo Utomo/detikcom)
Surabaya -

Tiga oknum polisi diamankan Paminal Mabes Polri karena terima setoran uang dari bandar narkoba. Aksi bobrok tiga polisi itu diketahui setelah bandar sekaligus pengedar narkoba, Ali Usman (30), warga Jalan Sidotopo Jaya, ditangkap dan membeberkan kepada polisi.

Enam bulan lamanya setoran bandar narkoba itu diterima. Dengan setoran tersebut, bandar narkoba ini bebas memasok dan mengedarkan sendiri barang haramnya. Ali Usman ini biasa memasok narkoba di kawasan gang wayang di Semampir. Seperti Jalan Bolodewo dan Jalan Kunti. Nilainya antara Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta.

"Iya, (Memberi amplop) japrem (Jatah preman). Rp 1 juta, Rp 500 ribu," kata Ali di hadapan wartawan kepada wartawan di Polrestabes Surabaya, Selasa (9/3/2021).

Ali mengaku memberikan setoran amplop berisi uang kepada oknum polisi untuk jatah per bulan. Jatah tersebut biasa ia berikan di dekat sekolah di kawasan Ampel. Dan japrem itu sudah berjalan selama enam bulan.

"Di sekolah di Ampel, sudah enam bulan, biar aman. Iya (polisi sekitar situ)," ungkap Ali.

Kepada oknum polisi tersebut, Ali secara terus terang mengaku bahwa dia adalah bandar dan pengedar narkoba. Konsekuensinya adalah dia secara rutin per bulan harus menyetor sejumlah uang kepada para oknum tersebut.

Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian mengatakan terungkapnya jaringan narkoba tersebut berawal dari kasus sebelumnya yakni dari jaringan lintas pulau di Jambi dengan barang bukti 8 kg sabu.

Lihat juga Video: Millen Cyrus Blak-blakan soal Sempat Ditahan Lagi Gegara Narkoba

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2