Batu Dolmen di Bondowoso Kerap Jadi Tempat Cari Benda Gaib, Tapi Selalu Gagal

Chuk S Widarsha - detikNews
Senin, 08 Mar 2021 09:43 WIB
batu dolmen di bondowoso
Batu dolmen di Bondowoso (Foto: Chuk S Widarsha)
Bondowoso - Puluhan benda peninggalan prasejarah berupa batu Dolmen banyak terdapat di Desa Maskuni Kulon, Pujer. Sebagian warga masih percaya bahwa tempat tersebut memiliki benda-benda berbau mistis. Benarkah?

Menurut seorang juru pelihara tempat peninggalan prasejarah tersebut, saat ini masih saja ada orang-orang yang mempercayai jika tempat itu menyimpan benda-benda berbau gaib.

"Beberapa saat lalu, bahkan ada orang dari luar kota yang jauh-jauh datang, hanya untuk melakukan hal mistis," tutur seorang juru pelihara tempat purbakala, Madrasif kepada detikcom di lokasi, Senin (8/3/2021).

Namun, kata Madrasif, tidak pernah ada yang berhasil. Orang-orang tersebut mengaku tidak kuat, dan akhirnya membatalkan niatnya di tengah jalan dan pulang dengan tangan hampa.

"Ada pula yang berniat untuk bertapa seminggu katanya. Tapi pada hari kedua sudah angkat tangan dan pulang. Katanya sih, gak kuat karena aura tempat itu sangat kuat," ungkap Madrasif.

Sebagai juru pelihara, Madrasif memang hanya bertugas untuk membersihkan dan menjaga keamanan benda-benda peninggalan zaman megalitikum tersebut dari tangan jahil. Dia mengaku tak tahu-menahu soal yang berbau mistis di tempat itu.

Sementara itu, Kepala Desa Maskuning Kulon, Unang Raharjo, mengaku heran ketika mendengar masih saja orang yang menjalani lelaki mistis di tempat peninggalan zaman megalitikum tersebut.

Kendati, kata Unang, semuanya memang menjadi hak masing-masing. Dirinya mengaku hanya akan mengambil sisi positif ketika kawasan prasejarah yang tersebar di desanya akan dijadikan bagian dari Ijen Geopark.

"Karena warga menjadi tau tentang pentingnya nilai benda-benda peninggalan prasejarah yang terdapat di desanya. Sehingga dapat ikut melestarikan," papar Unang.

Untuk diketahui, puluhan benda peninggalan prasejarah banyak ditemukan di wilayah Pujer, Bondowoso. Terbanyak, batu Dolmen. Batu Dolmen merupakan salah satu benda peninggalan purbakala zaman prasejarah. Bentuknya berupa meja batu dengan tiang menyangga juga dari batu. Batu ini merupakan tempat meletakkan sesajian untuk pemujaan pada roh leluhur.

Khusus untuk batu Dolmen, memang tersentral di Kecamatan Pujer. Jumlahnya sebanyak 75 buah. Dari jumlah tersebut, 58 buah diantaranya ada di Desa Maskuning Kulon. Diperkirakan, di wilayah tersebut masih banyak Dolmen yang belum terdata.

Kawasan itu juga diajukan sebagai salah satu item dalam pengajuan ke UNESCO Global Geopark (UGG) bidang culture dan geologi. Sebagai Ijen Geopark untuk wilayah Bondowoso dan Banyuwangi. (iwd/iwd)