Pulang Bertani, 15 Warga Lumajang Terjebak Banjir Lahar Hujan Gunung Semeru

Nurhadi Wicaksono - detikNews
Minggu, 07 Mar 2021 20:26 WIB
banjir lahar gunung semeru
Warga dibantu petugas menyeberang sungai saat banjir lahar mulai surut (Foto: Nurhadi Wicaksono)
Lumajang -

Sebanyak 15 warga Desa Supit Urang, Pronojiwo, Lumajang terjebak banjir lahar hujan Gunung Semeru. Mereka sempat terjebak di lahan pertanian mereka hingga 2 jam lamanya.

Kejadian tersebut berawal ketika 15 warga tersebut pergi ke lahan pertanian mereka yang berada di seberang sungai curah kobokan di Desa Supiturang sebelum terjadi banjir. Namun saat hendak kembali, banjir lahar hujan Gunung Semeru tiba-tiba datang.

Mereka tak bisa menyeberangi sungai yang penuh dengan air berarus deras dan penuh dengan naterial lahar. Mereka terjebak hingga 2 jam lamanya.

"Kejadian berawal saat ke-15 warga ini pergi ke lahan yang berada di seberang sungai sebelum terjadi banjir. Namun saat mereka hendak pulang, tiba-tiba terjadi banjir lahar Gunung Semeru sehingga mereka terjebak sekitar 2 jam," ujar Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang Wawan Hadi Siswoyo kepada detikcom, Minggu (7/3/2021).

Petugas BPBD bersama relawan kemudian melakukan evakuasi terhadap 15 warga tersebut setelah banjir mulai surut. Warga harus bergandengan tangan serta memegangi bambu saat menyeberangi sungai agar tidak terseret derasnya arus banjir.

Pada akhirnya 15 warga tersebut berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Mereka kemudian kembali ke rumah masing masing.

"Alhamdulilah ke-15 orang warga tersebut berhasil dievakuasi oleh petugas BPBD bersama relawan dalam kondisi selamat," pungkas Wawan.

Petugas BPBD Lumajang mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi banjir lahar Gunung Semeru di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) yang berhulu di puncak Gunung Semeru.

(iwd/iwd)