Warga Bangun Terasering di Lokasi Tebing 30 Meter yang Longsor di Pasuruan

Muhajir Arifin - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 18:59 WIB
longsor di pasuruan
Warga membangun terasering di lokasi tebing yang longsor (Foto: Muhajir Arifin)
Pasuruan -

Warga Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, membangun terasering di lokasi tebing setinggi 30 meter yang longsor. Upaya itu dilakukan untuk mencegah longsor susulan.

Pembuatan terasering diawali di sekitar rumah terdekat dengan tanah yang runtuh. Jarak rumah terdekat sekitar 7 meter.

Terasering dibuat mulai dari atas hingga bawah tebing. Diharapkan pembuatannya cepat selesai karena wilayah tersebut sering hujan yang berpotensi longsor.

"Banyak pihak yang terlibat dalam kegiatan kerja bakti pembuatan trap (terasering), ada 200-an orang. Itu bertujuan agar tidak terjadi longsor susulan," kata Camat Tosari Hari Hijroh Saputro, Kamis (4/3/2021).

Selain membuat terasering, sebagian warga juga membuat saluran air di dasar tebing. Akibat longsor saluran air tertutup tanah.

"Yang tertutup kemarin dibuatkan saluran airnya, sehingga kalau hujan airnya tidak menggenang di situ lagi," jelas Hari.

Meski masih berpotensi longsor susulan, namun warga sekitar lokasi enggan dievakuasi ke tempat aman.

Sebelumnya, tebing di Dusun Ledoksari, Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan ambrol. Tebing setinggi kurang lebih 30 meter itu longsor dengan panjang sekitar 40 meter, Senin (2/3/2021) pukul 14.15 WIB.

Sebuah gudang milik warga yang ada ikut terbawa tanah yang longsor. Kondisi bangunan hancur. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Simak Video: Longsor Terjang Lereng Gunung Bromo, Jembatan-Kandang Sapi Rusak

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)