Ini Pengakuan Tukang Jagal Sapi Bunuh Pemuda yang Tarik-tarik Istrinya

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 16:25 WIB
pembunuhan di surabaya
Foto: Deny Prastyo Utomo
Surabaya -

HSN (36) mengaku menyesal telah membunuh Syaifudin Sahab (23), Warga Tenggumung Wetan. HSN mengaku itu dilakukannya secara spontan karena istrinya ditarik-tarik oleh korban.

Pelaku HSN yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang jagal sapi ini hanya menunduk lesu saat dihadirkan di hadapan media. Ia mengakui pisau yang digunakan menusuk korban hingga tewas bersimbah darah adalah pisau yang setiap hari dibawanya saat bekerja.

"Pisau ini selalu dibawa buat iris daging dan jagal sapi. Kan itu saya bawa dari pasar. Saya menyesal," kata HSN saat rilis di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Kamis (4/3/2021).

Pelaku mengaku tidak kenal dengan korban. Namun ia mengakui istrinya kenal dengan korban melalui facebook.

"Saya nggak kenal dengan korban. Istri yang kenal melalui Facebook, usai kejadian, dia (istri tersangka) cerita," lanjut HSN.

Pelaku mengatakan alasannya melakukan pembunuhan dilakukan secara spontan. Sebab saat itu istrinya ditarik-tarik oleh korban. Pelaku kaget dan menganggap perbuatan korban sangat kasar.

"Melihat istri saya ditarik-tarik, saya secara respons kaget. Pikiran saya (istri) mau dimasukkan ke dalam rumah, saat itu rumahnya kosong," ungkap HSN.

Pelaku juga mengaku sebelumnya dia tidak pernah curiga jika istrinya ada komunikasi dengan pria lain. Namun istrinya sempat bercerita bahwa alasannya ia ada di rumah korban adalah karena diminta datang oleh korban untuk mengantarkan obat.

"Alasannya disuruh kirim obat (oleh korban). Amoxilin sama super tetra, disuruh anter ke sana," lanjut HSN.

Menurut HSN, istrinya bercerita jika tidak mau mengantar obat ke rumah korban, maka korban mengancam akan menyebarkan foto setengah badan istrinya. Pelaku tidak menjelaskan apakah itu foto bugil atau tidak.

"Kalau nggak mau, fotonya akan disebar lagi. Sudah tiga kali foto disebar, diteror," ungkap HSN.

Kepada pelaku, si istri mengakui foto-foto setengah badannya sudah tiga kali disebar di pasar dan dua kali di rumahnya. Bahkan istrinya pernah ditendang oleh korban hingga terjatuh dari motor jika tidak mau datang ke rumah korban.

"Di rumah dua kali, di pasar satu kali. Istri saya kalau nggak mau (menuruti permintaan korban) ditendang dari motor, kalau nggak mau ke sana. Udah tiga kali ditendang," tandas bapak dua anak ini.

Lihat juga Video: Kasus Pembunuhan Wanita Terbungkus Plastik di Bogor Masih Misterius

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)