Setahun Corona, Dua Peristiwa Rebut Jenazah COVID-19 Gegerkan Pasuruan

Muhajir Arifin - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 20:11 WIB
Setahun Corona, Dua Peristiwa Rebut Jenazah Gegerkan Pasuruan
Jemput paksa jenazah COVID-19 di Pasuruan (Foto: Muhajir Arifin/detikcom)
Pasuruan -

Dua peristiwa menggegerkan Pasuruan selama setahun pandemi COVID-19. Yakni aksi bongkar paksa peti jenazah dan ambil paksa jenazah probable COVID-19 dari rumah sakit.

Peristiwa pertama terjadi di Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Kamis (16/7/2020). Ratusan warga menghadang ambulans pembawa jenazah pasien probable COVID-19, berinisial AR, yang akan dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat. Tim medis dan aparat yang jumlahnya terbatas tak berdaya menghalau warga.

Warga merebut peti jenazah dari tim medis untuk disalati di masjid. Setelah disalati, warga membawa peti jenazah ke pemakaman.

Hal tak terduga terjadi saat prosesi pemakaman. Warga membongkar peti dan memakamkan jenazah seperti jenazah pada umumnya. Peti jenazah dari rumah sakit kemudian dibuang lalu dibakar.

"Saat jenazah tiba, jenazah direbut massa, meminta agar jenazah dipulangkan dulu ke rumah duka. Jenazah disalati di masjid dan segera dilakukan pemakaman diantar ratusan orang. Peti dibuka dan jenazahnya diambil untuk dikuburkan di luar peti," kata Wakil Sekretaris Satgas COVID-19 Kabupaten Pasuruan saat itu, Anang Saiful Wijaya, Kamis (16/7/2020). Anang saat ini menjabat Sekda Kabupaten Pasuruan dan posisinya Sekretaris Satgas COVID-19.

Menurut Anang, saat insiden terjadi petugas tak berkutik karena banyaknya massa. Aparat tak bisa berbuat banyak sejak peti direbut, jenazah dikeluarkan dan dikuburkan hingga peti dibanting dan dibuang menjauh dari liang lahat. Petugas juga mendapatkan ancaman.

"Saat insiden terjadi, pukul 11.00 WIB, hasil swab tes jenazah belum keluar. Hasil swab keluar pukul 13.00 WIB, setelah pemakaman, dan pasien tersebut terkonfirmasi COVID-19," sesal Anang.

Selanjutnya
Halaman
1 2