Kasus Positif COVID-19 Tambah 324, Satgas Jatim: Terendah Sejak November 2020

Faiq Azmi - detikNews
Senin, 01 Mar 2021 00:08 WIB
Kasus Positif COVID-19 Tambah 324, Satgas Jatim: Terendah Sejak November 2020
Foto: Istimewa Satgas Jatim
Surabaya -

Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Jawa Timur bertambah 324 kasus baru pada Minggu (28/2/2021). Satgas Jatim menyebut, penambahan 324 kasus dalam sehari terendah sejak 22 November 2020 (295 kasus dalam sehari).

"Penambahan kasus (COVID-19) di Jatim 324. Penambahan kasus baru ini jadi terendah sejak terakhir 22 November tahun lalu," ujar Jubir Satgas COVID-19 Jatim, dr Makhyan Jibril saat dikonfirmasi detikcom.

Jibril menjelaskan, penambahan kasus yang melandai, menunjukkan penerapan PPKM Mikro di Jatim efektif. Sebelum PPKM, kasus COVID-19 di Jatim bahkan setiap hari bertambah di kisaran 800-1.000 kasus.

"PPKM di Jatim cukup efektif. Tidak henti-hentinya juga Ibu Gubernur terus menyampaikan protokol kesehatan jangan sampai kendor, jangan sampai lengah," terangnya.

Tambahan 324 kasus COVID-19 baru di Jatim pada Minggu (28/2) ini, yakni 42 dari Kota Surabaya, 35 dari Sidoarjo, 19 dari Kota Blitar, 15 dari Kab Malang, 15 dari Kota Madiun, 14 dari Kab Pasuruan, 13 dari Jember, 13 dari Kab Blitar, 12 dari Situbondo, 12 dari Trenggalek, 10 dari Pacitan, 9 dari Jombang, 9 dari Kab Madiun, 9 dari Gresik, 8 dari Kab Kediri, 8 dari Magetan, 8 dari Kota Mojokerto, 7 dari Tulungagung, 7 dari Kab Probolinggo, 7 dari Banyuwangi, 7 dari Bojonegoro, 6 dari Kab Mojokerto, 6 dari Tuban, 5 dari Lamongan, 5 dari Kota Malang, 5 dari Lumajang, 3 dari Kota Kediri, 3 dari Ngawi, 3 dari Kota Pasuruan, 3 dari Kota Batu, 2 dari Pamekasan, 2 dari Bangkalan, 1 dari Bondowoso, 1 dari Kota Probolinggo.

Total kasus kumulatif COVID-19 di Jatim sebanyak 129.459 kasus. 3.634 kasus di antaranya masih aktif/dalam masa perawatan.

Pasien COVID-19 yang sembuh bertambah 463. Yakni 50 dari Kota Surabaya, 39 dari Sidoarjo, 33 dari Kota Blitar, 33 dari Nganjuk, 25 dari Lamongan, 22 dari Kab Blitar, 21 dari Trenggalek, 18 dari Kab Madiun, 18 dari Magetan, 17 dari Kab Malang, 16 dari Ponorogo, 15 dari Jombang, 14 dari Kota Madiun, 12 dari Pacitan, 12 dari Kab Pasuruan, 11 dari Kab Kediri, 10 dari Jember, 10 dari Kab Probolinggo, 9 dari Banyuwangi, 9 dari Tuban, 8 dari Kota Malang, 7 dari Tulungagung, 7 dari Bojonegoro, 7 dari Kota Mojokerto, 7 dari Gresik, 6 dari Situbondo, 5 dari Kota Kediri, 5 dari Bondowoso, 4 dari Kab Mojokerto, 3 dari Kota Pasuruan, 2 dari Sumenep, 2 dari Lumajang, 2 dari Ngawi, 2 dari Kota Probolinggo, 1 dari Pamekasan, 1 dari Bangkalan.

Total pasien COVID-19 yang sembuh di Jatim berjumlah 116.708 atau 90,15 persen dari total kasus kumulatif.

Sedangkan pasien COVID-19 yang meninggal dunia di Jatim bertambah 29 kasus. Yakni 1 dari Situbondo, 5 dari Kab Kediri, 1 dari Sumenep, 4 dari Jember, 1 dari Kab Malang, 1 dari Kota Surabaya, 2 dari Banyuwangi, 1 dari Ponorogo, 1 dari Kota Malang, 1 dari Ngawi, 2 dari Kota Madiun, 2 dari Trenggalek, 1 dari Kab Pasuruan, 1 dari Pamekasan, 1 dari Sidoarjo, 1 dari Nganjuk, 1 dari Kota Mojokerto, 2 dari Tuban.

Total pasien COVID-19 yang meninggal dunia di Jatim sebanyak 9.117 atau 7,04 persen dari total kasus kumulatif.

(fat/fat)