Komisi B DPRD Surabaya Ingin RHU Diizinkan Buka Agar Tak Diam-diam Buka

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Rabu, 24 Feb 2021 22:01 WIB
Pandemi COVID-19 berdampak besar pada sektor ekonomi. Salah satu yang terdampak yakni rekreasi hiburan umum (RHU).
Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya Mahfudz/Foto: Deny Prastyo Utomo/detikcom
Surabaya -

Pandemi COVID-19 berdampak besar pada sektor ekonomi. Salah satu yang terdampak yakni rekreasi hiburan umum (RHU).

Bahkan sejak awal pandemi COVID-19, Pemkot Surabaya langsung mengambil keputusan untuk melarang RHU buka. Sebab, dikhawatirkan akan menjadi sarana penularan COVID-19.

Namun setelah pandemi COVID-19 berjalan hampir satu tahun, Komisi B DPRD Surabaya mendorong pemkot untuk mengambil langkah tegas dan berani, untuk membuka RHU. Bukan tanpa alasan, dewan melihat ada miliaran Rupiah dari RHU yang seharusnya masuk ke PAD, menguap begitu saja.

Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya Mahfudz mengatakan, selama 2020, Pemkot Surabaya merasakan dampak ekonomi. Salah satunya karena ditutupnya RHU.

"Dari situ saja sudah bisa dilihat, ekonomi ini hancur. APBD juga kena dampak. Pemasukan dari RHU itu besar, bagi saya ya dibuka saja. Tidak ada masalah," kata Mahfudz, Rabu (24/2/2021).

Ia menambahkan, jika RHU terus-terusan ditutup, akan ada kebocoran miliaran Rupiah yang seharusnya masuk ke PAD. Maka dari itu, untuk mengembalikan nafas APBD Surabaya di tahun 2021, Mahfudz meminta RHU untuk dibuka kembali.

Namun, pembukaan RHU itu bukan tanpa syarat dan aturan. Ia memberikan beberapa saran dan aturan yang bisa diterapkan jika RHU dibuka.

Pertama, Mahfudz meminta Pemkot Surabaya menyediakan fasilitas swab gratis untuk para pengunjung RHU. Atau jika memberatkan, pemkot bisa meminta pemilik RHU untuk menyediakan swab kit di tempat, sebelum pengunjung masuk ke RHU.

Selanjutnya
Halaman
1 2