Lansia di Surabaya Antusias Disuntik Vaksin COVID-19

Esti Widiyana - detikNews
Rabu, 24 Feb 2021 18:50 WIB
Vaksin COVID-19 Tahap Dua di Surabaya Tak Ada KIPI dan Gagal Disuntik
Lansia di Surabaya divaksin (Foto: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya - Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tahap 2 di Kota Surabaya disambut antusias para lansia. Mereka berbondong-bondong datang ke faskes untuk mendapat vaksin sinovac.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya Febria Rachmanita mengatakan, berdasarkan data vaksinasi tahap dua pada hari pertama, tercatat ada 9.866 sasaran yang sudah disuntik. 50 Persen di antaranya para lansia.

"Kalau kemarin itu 9.866 sasaran yang sudah kita vaksin, kurang lebih kalau dari target 26 ribu itu 35.9 persen. Dari itu sekitar 4 ribuan lebih kemarin lansia yang disuntik, 50 persen dari 9.866," kata Fenny sapaan akrabnya di RSUD dr Soewandhie, Rabu (24/2/2021).

"Lansia itu saya salut ya, padahal sudah sepuh. Ada yang umur 83 tahun dan itu datang, tapi mereka antusias," tambahnya.

Bahkan, berdasarkan informasi yang dia dapat, pelaksanaan vaksin hari kedua ini jumlah penerima lebih bayak. Dengan begitu, Fenny berharap vaksinasi tahap dua bisa diselesaikan secepatnya.

"Laporan mudah-mudahan bisa dua kali lipatnya ya, bisa sampai 15 ribu saya berharap seperti itu. Karena saya lihat laporan sementara itu lansia saat ini betul-betul antusias divaksin, sudah tidak takut. Mungkin kemarin bertanya-tanya kepada teman-temannya seperti apa vaksin, ternyata aman-aman saja. Jadi mereka antusias sangat banyak," jelasnya.

Di RSUD dr Soewandhie sendiri jumlah penerima vaksin naik hingga dua kali lipat. Pada Selasa (23/2) terdapat 261 orang. Hari ini sekitar 550 penerima vaksin COVID-19.

"Yang lansianya sekitar 200an. Tapi belum direkap, perkiraan segitu," ujarnya.

Fenny menjelaskan, vaksinasi kepada lansia perlakuannya tidak jauh berbeda dengan penerima lainnya. Asalkan sudah memenuhi semua persyaratan.

"Kalau tidak memenuhi syarat itu, dia sudah tau dari awal tidak memenuhi syarat, jadi dia tidak datang," pungkasnya.

(fat/fat)