Vaksin Tahap 2 di Surabaya, Warga Tak Ada yang Mengeluh KIPI dan Gagal Disuntik

Esti Widiyana - detikNews
Rabu, 24 Feb 2021 16:13 WIB
Vaksin COVID-19 Tahap Dua di Surabaya Tak Ada KIPI dan Gagal Disuntik
Warga Surabaya divaksin COVID-19 (Foto: Esti Widiyana/detikcom)
Surabaya - Pemkot Surabaya telah melakukan vaksinasi COVID-19 tahap kedua sejak Selasa (23/2). Namun hingga kini, Dinas Kesehatan (Dinkes) tidak menemukan adanya KIPI atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi maupun gagal disuntik vaksin.

Kepala Dinkes Surabaya Febria Rachmanita mengatakan tidak ada yang menunjukkan KIPI usai disuntik vaksin sinovac. Baik petugas pelayanan publik maupun lansia.

"Hari ini tidak ada, saya tidak menemukan KIPI. Di tempat-tempat lain juga tidak ada. Kalau kemarin juga belum ada laporan KIPI, alhamdulillah. Kalau KIPI ringan itu seperti pegel, merah, sakit itu belum ada," kata Fenny sapaan akrabnya di RSUD dr Soewandhie, Rabu (24/2/2021).

Sama halnya dengan yang gagal mendapat suntikan vaksin COVID-19. Di Surabaya sejak kemarin tidak ada yang tidak divaksin. Semua warga terlayani dengan baik dan lancar.

Fenny juga menyebut, jika yang tertunda tidak terlalu banyak. Kebanyakan yang tertunda karena hipertensi tinggi, bisa disebabkan oleh rasa takut sehingga tensi naik. Tetapi setelah istirahat 30 menit sampai satu jam sudah normal kembali.

"Jadi yang tertunda tidak ada, karena memang sebelum mereka datang, kita sudah menyebarkan cek list skrining. Sehingga saat datang mereka sudah tahu 'oh saya belum boleh, oh saya boleh'. Cuma tensi itu aja yang agak tinggi karena awal-awalnya mungkin mereka ya takut, tapi setelah istirahat ya turun juga," jelasnya.

Dari data vaksinasi tahap dua pada hari pertama, tercatat ada 9.866 sasaran yang sudah disuntik. 50 Persen diantaranya adalah para lansia.

"Kalau kemarin itu 9.866 sasaran yang sudah kita vaksin, kurang lebih kalau dari target 26 ribu itu 35.9 persen. Dari itu sekitar 4 ribuan lebih kemarin lansia yang disuntik, 50 persen dari 9.866," pungkasnya. (fat/fat)