319 Ahli Waris Pasien COVID-19 di Surabaya Batal Dapat Santunan

Amir Baihaqi - detikNews
Selasa, 23 Feb 2021 20:13 WIB
Ilustrasi Subsidi Bunga
Foto: shutterstock
Surabaya -

Sebanyak 319 ahli waris pasien COVID-19 yang meninggal di Surabaya dipastikan tidak akan menerima santunan. Hal itu karena Kementerian Sosial (Kemensos) telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait penghentian pemberian santunan.

SE Kemensos itu tertuang di Surat Edaran Nomor 150/3.2/BS.01.02/02/2021 tentang Rekomendasi dan Usulan Santunan Ahli Waris Korban Meninggal Akibat COVID-19. SE itu diterbitkan tertanggal 18 Februari 2021 dan ditujukan kepada Kepala Dinas Sosial seluruh Indonesia.

Kepala Dinas Sosial Pemkot Surabaya Suharto Wardoyo mengatakan dengan adanya SE itu maka sebanyak 319 ahli waris gagal menerima santunan. Padahal para ahli waris itu telah diusulkan ke Dinsos Provinsi Jatim untuk menerima santunan ke Kemensos.

"Ada 319 usulan ke Dinsos Jatim dan ke Kemensos," ujar Suharto kepada detikcom, Selasa (23/2/2021).

Pria yang akrab disapa Anang itu menjelaskan, 319 ahli waris itu diusulkan mulai Februari 2021. Tak hanya itu, pada Desember 2020 juga telah diusulkan sebanyak 166 ahli waris.

Per 23 Desember 2020 ada 166 usulan. Per 10 Februari 2021 ada 319 usulan," beber Anang.

Anang menjelaskan, dihentikannya santunan bagi ahli waris pasien COVID-19 yang meninggal karena sudah tidak ada lagi anggaran. Hal itu sesuai dengan isi dari SE dari Kemensos.

"Anggaran nggak ada," terang pria yang juga mantan Kepala Dispendukcapil Surabaya itu.

Ditanya apa tindak lanjut Dinsos Pemkot Surabaya terkait penghentian santunan? Anang menyebut tidak ada.

"Ndak ada. Ya karena anggaran tidak ada," tandas Anang.

(iwd/iwd)