Kasus Kematian COVID-19 di Jatim Hampir 9 Ribu, Ini Penjelasan Satgas

Faiq Azmi - detikNews
Selasa, 23 Feb 2021 19:56 WIB
Gubernur Khofifah Indar Parawansa memastikan PPKM Mikro di seluruh kabupaten/kota di Jatim diperpanjang. Lalu bagaimana teknis PPKM Mikro Jilid 2 di Jatim?
Ketua Satgas Kuratif COVID-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi (Foto: Faiq Azmi/detikcom)
Surabaya -

Kasus kematian COVID-19 di Jawa Timur hingga Selasa (23/2) berjumlah 8.958 kasus. Apa penyebab kasus kematian COVID-19 di Jatim tinggi?

"PR kita memang kematian. Kematian ini kita pelajari, dihitung, itu perlu dikaji lebih detail. Karena sebagian besar kematian itu adalah terjadi pada orang-orang lansia, premorbid," ujar Ketua Satgas Kuratif COVID-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi di Kantor Gubernur Jatim, Selasa (23/2/2021).

Joni membeberkan, banyak kasus kematian COVID-19 di Jatim terjadi akibat keterlambatan pasien masuk rumah sakit. Hal itu diperparah dengan penyakit bawaan atau komorbid pasien.

"Apa kematian ini terjadi di rumah sakit apa di masyarakat. Tapi yang jelas contoh di RSU dr Soetomo kematian ICU-nya 48 persen. Itu kecil, karena di dunia pun 70-80 persen. Kita terus bebenah, yang paling banyak itu kasus keterlambatan datang di RS. Jadi kematian di UGD tinggi," bebernya.

Pria yang juga Dirut RSU dr Soetomo ini menjelaskan, bila kasus kematian COVID-19 di Jatim tinggi, pihaknya tidak segan untuk belajar dari daerah atau provinsi lain.

Simak video 'Kasus Corona di Indonesia Tambah 9.775, Total Jadi 1.298.608':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2