Kata Kiai Sepuh NU Jatim Usai Divaksin COVID-19

Amir Baihaqi - detikNews
Selasa, 23 Feb 2021 13:49 WIB
Sebanyak 98 kiai dan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Jatim menerima vaksinasi COVID-19 perdana di kantor PWNU Jatim. Acara itu merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka hari lahir (harlah) ke-98 NU yang jatuh pada 28 Februari nanti.
KH Ali Masyhuri atau Gus Ali divaksin (Foto: Amir Baihaqi/detikcom)
Surabaya -

Sebanyak 98 kiai dan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Jatim menerima vaksin COVID-19. Rata-rata usia puluhan kiai sudah terbilang sepuh atau lansia.

Pantauan di lokasi, sejumlah kiai sepuh itu antara lain Rais Syuriah KH Anwar Mansyur. Turut hadir juga dua wakilnya yakni wakilnya KH Anwar Iskandar dan KH Agoes Ali Masyhuri (Gus Ali).

Ketua PWNU Jatim KH Marzuqi Mustamar mengatakan seluruh kiai yang menerima vaksin rata-rata sudah berusia sepuh. Namun usai divaksin mereka mengaku tak ada keluhan atau merasakan sakit.

"Kita lihat sendiri ada Rois Syuriah Romo KH Anwar Mansyur, wartawan bisa melihat beliau sudah disuntik vaksin sehat, segar. Padahal sudah 82 tahun," ujar Kiai Marzuqi usai pelaksanaan vaksinasi, Selasa (23/2/2021).

"Kemudian ada juga Kiai Anwar Iskandar jenengan lihat juga segar kan, padahal sudah 72, wonten Kiai Ali Masyuri juga sehat padahal sudah 64. Ada Kiai Safruddin juga sehat ini bukti juga vaksin aman," imbuhnya.

Hal senada diungkapkan KH Agoes Ali Masyhuri usai divaksin. Dia mengaku tidak ada gejala atau sakit apapun. Ia menyebut turut sertanya para kiai divaksinasi merupakan contoh bagi umat. Sebab seorang kiai tak hanya bisa memberi perintah, namun juga harus bisa memberikan contoh.

"Alhamdulillah vaksinasi di hari yang penuh berkah ini sukses dan lancar. Kiai harus mampu tampil sebagai contoh umat. Supaya mandi (ampuh) maka kiai tidak hanya sekedar merintah sekaligus memberi contoh. Kalkulasinya memberi contoh itu lebih mahal daripada memberi contoh," terang pria yang akrab disapa Gus Ali itu.

"Yakinlah setiap kesulitan pasti ada kemudahan. Bersama penyakit pasti ada obatnya. Bersama kegagalan pasti ada kesuksesan. Pesan saya kepada warga besar jamiyah Nahdlatul Ulama khususnya, umumnya pada masyarakat Jatim," tandas Gus Ali.

(fat/fat)